Brand Elemen

Winners, untuk membangun sebuah brand agar bisa mudah dikenali oleh masyarakat sehingga bisa menjadi aset untuk usahamu, selain kamu perlu mengetahui dasar  dan strateginya, kamu juga perlu mengetahui apa saja elemen dari sebuah brand.

Buatlah Brand atau merek yang sesuai dengan model bisnis kamu, misalnya bergerak di bidang kuliner ayam goreng, maka brand tersebut harus mencerminkan produk tersebut serta image perusahaan yang meliputi layanan yang akan diperoleh pelanggan. Sesuaikan dengan target market yang akan dituju, lantas jangan membuat brand dengan logo pesawat. Ada beberapa jenis brand, yaitu: brand perusahaan, brand produk, brand jasa, brand perorangan, brand organisasi, brand acara, brand geografis.

Tahap selanjutnya perhatikan brand elements yang digunakan, seperti :

  1. Nama

Yang merupakan rangkaian kata yang digunakan untuk mengidentifikasikan perusahaan, product, jasa maupun jenis brand lainnya. Bisa juga mencerminkan visi dan misi perusahaan kamu. Contoh: Iphone 8, Samsung Galaxy S8, dll

  1. Logo

Bentuk visual yang mencerminkan Brand kamu yang merupakan bagian dari brand image, karena itu tagline harus mampu mengkomunikasikan visi dan misi kamu, dan konsisten dengan apa yang kamu janjikan kepada publik kamu. Contoh: Apple Inc. dengan buah apelnya yang tergigit

  1. Grafis

Termasuk bentuk font/ huruf yang digunakan untuk mencetak nama brand. Contoh: penggunaan font Walt Disney, Mc Donald, Coca Cola, dll.

  1. Bentuk

Bentuk unik dan berbeda dari botol kaca Teh Botol Sosro pada akhirnya membentuk sebuah identitas brand yang cukup kuat. Tak jauh berbeda, adalah bentuk-bentuk produk Apple, mulai dari iPhone, iPod hingga iPad yang meskipun selalu bervariasi, namun tetap mengesankan bentuk minimalis elegan yang menjadi ciri khasnya pun merupakan salah satu identitas yang tetap dipertahankan dan menjadi pembeda brand ini.

  1. Warna

Bagi sebagian brand, warna juga bisa melambangkan identitas brand tersebut. Contoh: GreenPeace yang identik dengan warna-warna yang berhubungan dengan alam, seperti hijau dan cokelat, atau warna merah pada Palang Merah Internasional.

  1. Suara

Dalam hal ini, peranan sebuah jingle sangat berperan dalam mengaitkan persepsi brand dengan sebuah produk/ jasa. Tentu saja, kamu dapat langsung mengenali jingle es krim Walls kapan pun kamu mendengarnya.

  1. Aroma

Yang satu ini mungkin sedikit aneh, namun pada kenyataannya perpaduan aroma mawar-melati-musk dari Chanel No. 5 telah didaftarkan sebagai merek dagang, dan membuktikan bahwa aroma juga bisa dianggap sebagai identitas sebuah brand.

  1. Citarasa

KFC (Kentucky Fried Chicken) mengklaim ayam gorengnya memiliki citarasa yang berbeda karena diracik dari 11 bumbu rahasia.

  1. Pergerakan

Mungkin hanya Lamborghini yang memiliki mobil dengan bukaan pintu ke atas, bukannya ke samping seperti pada umumnya. Nyatanya, pergerakan yang unik tersebut menjadi identitas kuat yang membedakan Lamborghini dan produsen mobil lainnya.

  1. URL (alamat toko online)

Penggunaan URL yang tepat, mudah diingat, cepat dikenal, penggunaan domain sendiri yang sudah pasti terdaftar adalah salah satu unsur brand elemen juga. Jadi, tidak ada orang lain yang bisa menggunakan nama domain/ URL kamu lagi.

Brand yang efektif membentuk persepsi bahwa tidak ada produk, layanan, organisasi atau komunitas lain yang menyerupai kamu, entah perbedaannya pada manfaat, bentuk, kemudahan penggunaan, harga atau prestise, yang pasti konsumen yakin bahwa kamu menawarkan sesuatu yang luar biasa. Untuk itu, banyak faktor yang memegang peranan, dan dapat berwujud maupun tidak berwujud, termasuk dekorasi kantor, pakaian personil, filsafat organisasi, kualitas layanan, desain materi cetak ataupun nilai tambah layanan. Intinya semua yang konsumen kamu sentuh, lihat atau dengarlah akan membedakan kamu dari kompetisi.

Baca juga : Pentingnya membangun sebuah brand untuk toko online

Sebagai pebisnis online, kamu mungkin kini bertanya, bagaimana kamu bisa mencapai posisi tersebut, membuat brand kamu tampak menonjol di antara jutaan brand yang tersedia? Bagaimana seorang konsumen bisa memilih produk kamu di antara ratusan produk lain yang berjajar di market place?

Jawabannya mudah saja: Branding

 

Yuk tinggalkan komentar Anda.. 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked*