Untitled-1

Bagaimana Mendapatkan Rp. 1.000.000 Pertama Dengan Dropship

Mungkin banyak dari Anda sudah familiar dengan kata dropship. Kita jelaskan sedikit tentang apa itu dropship.

Dropship merupakan salah satu jenis usaha di dunia online dengan cara menjualkan barang orang lain. Sistemnya hampir sama dengan reseller. Namun, dropship jauh lebih mudah, karena dropship hanya perlu mempromosikan barang. Sementara reseller masih harus stok barang dan mengirim barang.

Menjadi drosphipper sangat mudah. Dropship merupakan bisnis tanpa resiko. Kita tidak perlu modal apapun. Tidak perlu punya barang, tidak perlu stok barang, tidak perlu packing dan kirim barang. Kita tinggal memilih produk yang disediakan supplier, dan mempromosikannya. Ketika produk tersebut laku, maka kita akan mendapat komisinya.

Lalu bagaimana caranya untuk menghasilkan uang jutaan rupiah dari dropshipper?

Meski dropshipper merupakan bisnis sederhana, namun Anda tetap bisa mendapatkan penghasilan jutaan rupiah. Caranya mudah. Anda tinggal mentargetkan berapa penghasilan dropship yang ingin Anda dapatkan. Misal Anda ingin mendapatkan Rp 1.000.000,- dalam seminggu. Anda kira-kira saja, berapa komisi yang Anda dapat dari produk yang Anda jual. Misal satu produk memiliki komisi Rp 20.000,-. Untuk mendapatkan satu juta dalam satu minggu, maka 1.000.000 : 20.000 = 50 transaksi. Jadi, dalam satu minggu Anda hanya perlu mendapatkan 50 transaksi penjualan saja.

Target Seminggu = Rp 1.000.000,-

Komisi 1 produk = Rp 20.000,-

1.000.000 : 20.000 = 50

1.000.000 Seminggu = 50 trx

 

Namun, semua jenis usaha pasti ada plus minusnya. Menjadi dropshipper di luaran sana akan menjadi rumit jika Anda memilih banyak produk yang berbeda dari supplier berbeda. Karena Anda harus mendownload produk mereka satu persatu, mengcopy paste deskripsi dan manual mengorderkan pesanan customer.

Tenag, semua itu tersolusikan dengan dropshipper WinMarket. WinMarket nenyediakan fiture share barang yang akan langsung terdetek sebagai afiliasi barang dropship Anda. Sehingga Anda tidak perlu download foto dan copy paste deskripsi produk. Anda tinggal memilih produk dropship dan meng klik menu share yang telah ada. Bahkan, customer bisa melakukan pembayaran langsung melalui link yang Anda share, dan Anda akan langsung mendapatkan komisinya.

 

Berminat menjadi dropshipper?

Dan promosikan barang dropship Anda.

TIPS PROMOSI PADA ORG TERDEKAT

Tips Dropship: Promosi Pada Orang Terdekat

Dalam suatu bisnis, kita akan selalu lekat dengan kata promosi. Seluruh penjualan pasti dimulai dengan adanya promosi. Kita bisa mulai mempromosikan bisnis atau produk kita pada lingkungan terkecil kita yaitu keluarga, sahabat, teman, tetangga, atau mungkin rekan kerja. Dimana mereka adalah orang-orang yang dapat berhubungan langsung dengan kita.

 

Mengapa dimulai dari orang terdekat? Karena, hubungan yang sudah terjalin antara Anda dengan orang terdekat akan memudahkan mereka untuk percaya dan merespon baik promosi Anda. Ada beberapa cara untuk mempromosikan produk kita pada orang-orang terdekat.

 

  1. Ajakan Membeli Bersama / Kolektif

Ketika kita membutuhkan suatu barang, kita bisa sekalian berjualan pada orang-orang terdekat kita. Misal, kita ingin membeli satu set tepak makan. kita bisa mengajak para ibu-ibu lain untuk ikut membeli juga, sehingga ongkos kirim dapat ditanggung bersama. Secara psikologis, manusia akan lebih tertarik untuk melakukan sesuatu yang dilakukan juga oleh orang sekitarnya. Jadi, kita bisa mendapatkan barang yang kita inginkan, sekaligus mendapatkan keuntungan dari fee penjualan.

 

  1. Tawaran atas apa yang dibutuhkan

Cari tahu apa yang sedang dibutuhkan oleh orang terdekat anda, dan beri tahu mereka bahwa anda memiliki barang tersebut untuk dijual. Secara psikologis, manusia akan lebih memilih membeli sesuatu yang ia butuhkan pada orang yang ia kenal. Misalkan saudara anda yang habis melahirkan. Anda bisa menginfokan bahwa anda menjual perlengkapan bayi. Sehingga ketika saudara anda butuh sesuatu, mereka akan teringat dengan anda dan membeli kebutuhan tersebut di anda.

 

  1. Sharing info dan pengalaman

Manusia pada dasarnya lebih suka untuk mengambil informasi sebanyak banyaknya. Olehkaren itu, kita bisa menyelipkan produk kita di dalam sebuah info terkini. Misalnya pada tema liburan akhir tahun. Anda bejualan produk sunblock. Anda bisa memeberikan info terkait efek terbakar sinar matahari terlalu lama. Kemudian ceritakan kisah anda menggunakan produk sunblock anda. Dengan begitu orang terdekat anda akan mulai tertarik untuk membeli sunblock anda.

 

  1. Share melalui WA

Mengapa disarankan melalui WA? Karena WA merupakan app chating dengan pengguna paling banyak dan dari berbagai umur. Baik tua maupun muda, hampir semua menggunakan WA. Anda dapat menyebarkan promosi kepada orang-orang terdekat baik itu keluarga, sahabat, teman alumni, rekan kerja, dan lain sebagainya melalu Grup, chat personal, maupun update Status WA. Karena kini update status WA telah dilengkapi dengan insert link yang dapat langusng tersambung pada produk promosi Anda.

Mudah kan? Promosikan produk dropshipmu sekarang juga!

MNENTUKAN SEGMENT PASAR

Menentukan Segment Pasar

Sebagai pebisnis, tentu anda harus mengetahui dimana dan bagaimana serta untuk siapa anda harus menjual produk anda. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara menentukan segmentasi pasar.

Segmentasi pasar adalah pembagian atau pengelompokan pasar sesuai dengan kesamaan, kemiripan, serta kekerabatan dalam satu segmen. Tujuan adanya segmentasi pasar adalah untuk memusatkan tenaga serta energi marketing ke segmentasi pasar tertentu sehingga dapat menumbuhkan keuntungan yang kompetitif terhadap segmen tersebut.

Bila pemasaran hanya difokuskan sekedar mendapatkan banyak konsumen tanpa memperhatikan segmen pasar, kadang pemasaran tidak akan berjalan dengan lancar bahkan hanya beberapa saat saja produk laku dipasaran namun setelah itu akan berhenti sesaat bahkan selamanya. Penetapan segmentasi pasar akan efektif jika pebisnis bisa menempatkan pada segmen terbaik dan tepat guna mencapai target yang diinginkan.

Tipe segmentasi pasar

Sebelum mengetahui bagaimana cara menentukan segmentasi pasar, ada baiknya Anda memahami tipe-tipe segmentasi pasar sehingga Anda memiliki dasar pembagian segmentasi pasar yang tepat. Berikut ini adalah tipe-tipe segmentasi pasar yang perlu Anda pahami.

Segmentasi geografis: Tipe segmentasi yang satu ini mungkin menjadi yang paling sering diaplikasikan, dimana pebisnis menarget pasar berdasarkan letak geografis mereka. Misalnya, Anda ingin memasarkan produk Anda untuk pasar Indonesia. Tentu tidak perlu rasanya Anda menarget negara-negara lain. Namun, tak terbatas pada letak saja, Anda juga dapat membaginya dari kondiri geografis. Misalnya, wilayah perkotaan dengan pedesaan atau kawasan pegunungan dengan kawasan pantai.

Segmentasi harga: Kekuatan ekonomi seseorang pasti berbeda-beda satu sama lain. Ada yang mampu membeli produk dengan harga mahal, ada juga yang hanya mampu membeli produk dengan harga murah. Bila memang segmentasi pasar memiliki range yang luas, pebisnis perlu mengatur produk dengan harga yang mudah, sedang, hingga mahal. Contoh mudahnya, Pertamina, dimana mereka membagi segmentasi harga bensin dari yang murah, Premium, hingga yang paling mahal, Pertamax Plus. Dengan demikian, mereka dapat menjangkau semua range pengguna mulai dari yang ekonomi lemah hingga yang lebih kuat.

Segmentasi demografis: Jenis kelamin, usia, tipe rumah, dan tingkat pendidikan merupakan variabel yang paling umum untuk model segmentasi ini. Beberapa produk kadang ditujukan untuk lelaki, sedangkan yang lain untuk perempuan. Pembagian-pembagian seperti ini yang mungkin akan terjadi di segmentasi demografis.

Segmentasi waktu: Model segmentasi ini mungkin jarang diperhatikan, namun tetap efektif. Ada produk-produk yang hanya terjual di waktu-waktu tertentu sepanjang tahun. Misalnya, jasa paket traveling yang ramai di masa liburan atau jasa catering di hari kerja. Event-event olahraga juga dapat menjadi segmentasi sendiri. Misalnya, event Piala Dunia yang dapat dimanfaatkan pengusaha produk yang berkaitan dengan sepak bola.

Segmentasi psikografis gaya hidup: Seperti namanya, segmentasi ini dianalisa dari banyak variasi analisis, mulai dari kebiasaan, perilaku, emosi, persepsi, kepercayaan, hingga ketertarikan target market Anda. Segmentasi ini merupakan segmentasi yang paling sering digunakan oleh banyak pengusaha karena data yang diambil dapat langsung menjurus ke target market tertentu sehingga mampu terkonversi dengan baik.

Cara menentukan segmentasi pasar

Setelah paham apa itu segmentasi pasar serta apa saja tipe segmentasi pasar, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara menentukan segmentasi pasar. Berikut ini adalah langkah-langkah efektif dalam menentukan segmentasi pasar yang cocok untuk usaha Anda.

  1. Tentukan target market Anda – Anda harus memiliki daftar siapa-siapa saja yang harus masuk ke segmen yang sama. Pastikan semua orang dalam segmen tersebut memiliki hal yang serupa. Laki-laki dan perempuan tidak bisa digabung jadi satu karena kebutuhan serta ekspektasi keduanya berbeda satu sama lain.
  2. Ukur besaran target market Anda – Sangat penting untuk mengetahui besar target market Anda. Kumpulkan juga data-data yang penting seperti kebiasaan dan ketertarikan target market Anda. Data-data ini akan berguna untuk perencanaan dan prakiraan penjualan di masa depan.
  3. Baca ekspektasi dari target segmentasi pasar – Bila telah ditentukan target marketnya, yang Anda harus lakukan selanjutnya adalah mencari tahu kebutuhan target market Anda, lalu cocokkan dengan keunggulan produk Anda. misal segmentasi anak muda usia kuliah, mereka akan membutuhkan jenis fashion yang casual, bisa sepatu sneakers, selop, dll. Sementara untuk yang bekerja, akan membutuhkan jenis fashion yang formal.
  4. Rancang strategi pemasaran – Setiap segmen pasti punya strategi pemasaran yang berbeda-beda. Anda tidak bisa menggunakan strategi yang sama terhadap segmen pasar yang berbeda. Pastikan ada hubungan antara produk Anda dengan target pasar. Misalkan untuk siswi pengguna instagram, bahasa promosi yang digunakan biasanya akan sangat santai dan dengan slogan-slogan yang sesuai dengan umurnya. Pastikan pula produk yang anda jual adalah produk yang dibutuhkan anak perempuan usia sekolah.
  5. Review respon target pasar – Secara berkala, review ulang kebiasaan dan respon pasar terhadap strategi pemasaran Anda. Pelajari kembali apa yang salah serta ikuti alurnya. Jangan hanya berdiam dengan satu strategi pemasaran saja.

Manfaat penerapan segmentasi pasar untuk bisnis Anda

Segmentasi pasar tentunya memiliki manfaat-manfaat tertentu untuk bisnis Anda. Berikut ini adalah beberapa manfaat penerapan segmentasi pasar untuk bisnis Anda.

Informasi yang lebih jelas: Anda tidak perlu menebak-nebak, tidak perlu lagi membuat planning berdasarkan opini dari banyak orang, juga tidak perlu lagi meramalkan kemungkinan motivasi berdasarkan demografi. Pasalnya, semua informasi yang dibutuhkan sudah ada di depan Anda karena segmentasi pasar Anda telah teratur dengan baik.

Proses yang lebih efektif: Anda akan memiliki peta motivasi sendiri yang dibuat berdasarkan ketertarikan target Anda, motivasi mereka, kondisi demografis, hingga kebiasaan belanja mereka. Dengan demikian, Anda mampu menghemat waktu dan uang untuk merencanakan strategi pemasaran Anda.

Kerja lebih mudah: Sudah tidak zamannya lagi melakukan email blasting untuk mencari market Anda. Marketing yang tertarget merupakan marketing yang terbaik. Bila ditambah dengan segmentasi pasar, Anda akan semakin percaya diri untuk menawarkan produk yang pasti akan dilihat oleh target market Anda.

Hasil yang lebih baik: Bersenjatakan pengetahuan yang lebih baik tentang motivasi target market Anda, tentunya Anda akan mendapatkan hasil yang lebih baik tanpa menyia-nyiakan tenaga untuk melakukan strategi yang kurang cocok untuk target market Anda.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai pengertian, manfaat, tipe, serta bagaimana menentukan segmentasi pasar yang cocok dan benar. Intinya adalah bagaimana Anda mampu mengubah semua data yang Anda peroleh untuk memaksimalkan kinerja marketing Anda tanpa melakukan kesalahan atau strategi yang sia-sia. Tidak mudah memang, namun bukan berarti rumit. Masih ada cara yang tepat untuk mencapai tujuan Anda.

 

4 Tips Mudah Menggendutkan Rekening

Caranya jadi dropshipper sukses apa aja sih?
Nah, kamu tinggal ukutin 4 langkah sukses untuk dropshipper pemula berikut!

1. Pilih Produk yang Kamu Kuasai
Untuk droshipper pemula, sebaiknya kamu fokus dengan satu kategori produk yang kamu kuasai. Ingat, lebih spesifik lebih baik. Misal kamu suka fashion, jangan jual ‘baju cewek’, tapi jual ‘baju hijabers aneka warna’. Selain itu, kamu juga harus cari produk yang tingkat permintaannya tinggi, supaya produk kamu cepat laku. Jangan jual produk yang musiman, jualah produk yang bersifat ‘abadi’ dan dibutuhkan kapan saja. Untuk kemudahan kamu, carilah produk yang simple dan tidak mudah rusak.

2. Tentukan Segmen Market
Tentukan siapakah target market yang mau kamu capai. Bikin se-spesifik mungkin. Mulai dari usia, jenis kelamin, hobi, serta faktor lainnya yang bisa dimanfaatkan sebagai pendekatan dan promosi. Biasanya sih bisa kamu lihat dari temen-temen sekitar kamu.

3. Pilih Supplier yang Kompeten
Kamu pasti pingin barang kamu cepat sampai kan? Carilah supplier yang fast response. Cari juga supplier yang menjual produk berkualitas tinggi dan stok melimpah. Biar Brand kamu gak abal-abal. Terus, cari supplier yang berlokasi dekat dengan pasar kamu, jadi ongkos kirimnya efisien. Jangan lupa, perhatikan supplier yang menawarkan harga kompetitif dan komisi jelas. Usahakan supplier tidak cuma memberikan harga murah, tapi juga memberikan harga khusus untuk dropshipper. Kenapa? Supaya harga kamu tetap stabil di pasaran.

Misalnya:
supplier A menjual kaos pria dengan harga satuan (retail) dan dropshipper disamakan @Rp 50,000, kalau kamu dapat harga segitu, otomatis kamu harus menaikan harga setidaknya Rp 70,000. Pertanyaannya, lalu kenapa pelanggan harus beli tas di toko online kamu dengan harga yang lebih mahal, sedangkan ada harga yang lebih murah, yakni supplier kamu sendiri? Ya, kan?

Terakhir, cari supplier yang paham etika bisnis. Supplier yang baik itu tidak merebut pelanggan kamu sebagai dropshipper dengan cara apapun. Misal: menyelipkan kartu nama pada saat pengiriman.

4. Maksimalkan Media Sosial
Nah, kalo kamu sudah memahami ketiga point di atas, sekarang tinggal memaksimalkan media sosial kamu. Share toko dan brand kamu di FB, WA, BBM, dll. Semakin sering kamu share toko dan brand kamu, semakin banyak yang tau, semakin banyak juga yang beli! Selain online, jangan lupa beritakan secara offline ke saudara, rekan, dan teman-teman sekitarmu ya.

Nah, gampang banget kan! Gimana? Tertarik jadi Dropshipper? Langusng aja gabung di WinMarket! Kamu bisa bikin toko dan brand kamu sendiri. Sebagai Dropshipper, kamu gak perlu repot-repot cari supplier yang kompeten, karena disini tempat berkumpulnya supplier favorit yang sudah dicek dan diuji kelayakannya. Kamu tinggal ‘klik’ produk mereka ke toko kamu, dan sebar linknya. Nikmati komisinya dan lihat rekeningmu jadi gendut!

Belum punya akun WinMarket?

DAFTAR