Strategi Covert Selling Untuk Menaikkan Konversi Penjualan

Winners, tahu gak? Kebanyakan orang itu tidak suka dijualin, tapi orang suka beli. Inilah yang melandasi kenapa teknik Covert Selling ini muncul. Lalu apa buktinya orang gak suka dijualin? Jelas, kalau ada orang nyampah (spamming) di grup, kamu pasti risih ngelihatnya. Iya, kan? Atau ketika ada yang komen jualan di status kamu, tentu kamu malah ingin unfriend mereka, kan? Itulah salah satu bukti bahwa manusia normal gak suka dijualin.

Atau hal lain, saat kamu nonton video youtube, pasti akan ada iklan, sebagian besar orang biasanya langsung akan skip. Walaupun gak semuanya lho ya. Ingat, ini “kebanyakan”, berarti gak berlaku ke semua orang. Ada juga kok orang yang memang suka banget dijualin. Kenapa? Ya emang dia lagi nyari barang yang selama ini dibutuhkan.

Pertanyaannya. “Lalu apakah COVERT SELLING INI EFEKTIF? Tergantung. Ya, tergantung bagaimana kamu menggunakannya, dan di media apa saja kamu menggunakannya. Jadi, Covert Selling hanya sebuah teknik sekaligus seni. Bukanlah yang terbaik, tapi bisa jadi alternatif. Dinamakan seni karena tidak ada pakem atau rumus pastinya, namun bisa ditiru polanya untuk dikembangkan

Salah satu dasar penting yang mesti dipahami dalam Covert Selling adalah: ketiadaan penawaran. Artinya, tidak ada Call to Action-nya. Nah, lho? Makanya, kalau kamu jualan di website, landing page, email, dan media-media online lainnya, selain media sosial tentunya, pasti jor-joran aja jualan, gak usah covert-covertan. Karena sudah pasti ada penawaran dan Call to Action-nya. Kuncinya ada pada FLEKSIBILITAS. Jangan terlalu kaku dengan teknik atau metode yang digunakan saat jualan. Yang terpenting, hasilnya tercapai. Apa hasilnya dari penjualan? Ya jelas CLOSING alias laku.

Closing sama Konversi itu sama aja ya? “Marketing itu menciptakan DEMAND (permintaan). Branding itu membuat pelanggan LOYAL. Selling itu membuat orang lain CLOSING

Sebenarnya, APA ITU COVERT SELLING? Intinya, jualan secara terselubung. Menjual, tapi gak kelihatan menjual. Karena cara jualannya terselubung, maka teknik ini akan cocok banget pas kamu gunakan di sosial media seperti Facebook, atau saat percakapan di Telegram/ WhatsApp/ BBM. Karena terselubung, maka biasanya kehadiran “jualan”-nya tidak akan disadari oleh pikiran sadar, tapi walaupun begitu, akan tetap disadari oleh pikiran bawah sadar.

Baca juga : Teknik Marketing : Covert Selling

Ibaratnya, seperti saat kita melihat Stand Up Comedy di TV, si komika gak harus bilang, “Woy penonton, gue mau ngelucu nih!”, tapi selama prosesnya, tiba-tiba penonton ketawa. Kebayang? “Gak harus bilang lucu, saat mau melucu. Asalkan emang lucu, orang pasti ketawa”

Ibaratnya, kalau orang sedang jatuh cinta, si doi gak harus ngegombal bilang, “Sayang, aku cinta banget lho sama kamu…”. Jawab : PREeeeeettT!. Cukup buktikan saja dengan perhatian dan kasih sayang, maka dia akan merasakan bahwa si doi benar-benar jatuh cinta kok.

Ibaratnya, kalau ada orang kentut, si tukang kentut gak harus bilang kentut pun, tapi kalau tiba2 ada aroma tidak sedap, maka teman-temennya pasti ngerasain bahwa ada yang kentut. Kebayang?

Sekarang, kamu mulai paham apa itu Covert Selling dan kenapa teknik itu penting untuk kamu pelajari. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara melakukannya? Untuk lebih kebayang perbedaannya, yuk perhatikan 2 contoh berikut

Ceritanya, saya berjualan salah satu produk, shooting gel yang sedang booming lalu buat status begini :
Status Pertama,

“Gaeees, ada produk terbaru nih dari Korea, namanya Nature Republic. Bahannya alami dari sari lidah buaya, lembut banget dipake di kulit. Kalau kalian mau order, silakan chat WA 081284503xxx ya!”

Status Kedua,

“Wah, bener-bener gak nyangka. Baru 1 bulan dikenalkan, produk Nature Republic ini laris banget dan diserbu pembeli. Alhamdulillah”

Kira-kira, dari dari dua jenis status di atas, mana yang paling nyaman kamu lihat dan lebih disukai? Secara sekilas, mayoritas akan bilang lebih suka status kedua. Kenapa? Karena itulah contoh COVERT SELLING

Contoh lagi, supaya lebih kebayang, ceritanya sekarang saya lagi jualan helm retro

Status Pertama,

“Helm terbaru! Rahasia bagaimana kamu tampil klasik dan keren saat berkendara, mau? Yuk langsung kepoin dhayustore.com”

Status Kedua,

“Hehehe… Kebayang banget, kalau misalkan teman-temen pas nongkrong dengan para biker cafe racer tapi malah diketawain, usut punya usut ternyata kamu salah helm. Helm yang kamu pakai gak cocok buat acara kumpul-kumpul club begitu bro.”

Gimana? Hampir semua akan bilang lebih nyaman dan menyukai status kedua
Joss! Kamu pasti akan mulai menangkap bagaimana perbedaannya

Contoh Iklan/ bahasa/ kalimat Covert Selling

  1. Jika seandainya Anda…
  2. Kalau misalkan Anda…
  3. Sudah pernahkah Anda…
  4. Seperti apa jadinya jika Anda…
  5. Seperti apa rasanya ketika Anda…
  6. Pernahkah Anda benar-benar…
  7. Anda mungkin menemui diri Anda…
  8. Anda tidak perlu untuk…
  9. Anda benar-benar tidak harus…
  10. Saya tidak ingin mengatakan kepada Anda bahwa…
  11. Saya tidak perlu mempengaruhi Anda untuk…
  12. Tadinya Saya ingin menunjukkan bahwa…
  13. Saya tidak tahu apakah Anda pernah membayangkan…
  14. Saya tidak ingin Anda berpikir tentang…
  15. Saya tadinya ingin cerita bahwa…
  16. Saya seharusnya tadi cerita bahwa…
  17. Saya tidak ingin Anda terlalu memikirkan…

Nah, berikut ini trik yang bisa kamu gunakan untuk teknik covert selling :

Picu rasa penasaran, BUKAN penawaran

Hampir semua iklan itu menggunakan kata penawaran, perintah dan sangat menjual, di dalam Covert selling sangat dilarang menggunakan kata penawaran, kenapa? Karena hampir semua pengguna social media itu sudah terbiasa dengan iklan yang seperti itu, ketika mereka melihat iklan yang mengandung kata perintah/ penawaran mereka langsung menghindari, di dalam diri manusia seperti ada respon untuk selalu menghindari yang namanya iklan penawaran, coba kamu ingat, ketika kamu sedang nonton tv dan saat itu sedang iklan, apakah kamu menonton iklan itu? saya yakin jawabannya “tidak”, ngapain juga iklan ditonton. pernah kamu menonton tv lalu acara film tersebut diselipin iklan, pasti kamu tetap menontonnya. Nah itu lah yang namanya iklan tersembunyi/ tidak terlihat.

Lalu bagaimana membuat iklannya? BUAT PENASARAN, BUKAN PENAWARAN. Maksudnya? Sembunyikan nomor kontak dan harga, maka orang otomatis akan penasaran dengan harga nya dan bagaimana menghubunginya. Dan jangan menggunakan kata penawaran

contoh :

Status pertama

“Dijual laptop merk SONI 1.999.000 aja, minat hubungi ke 08xxxxxxx!”

Status kedua

“Kemaren saya ketemu dengan teman saya, lalu dia bertanya kepada saya, “Bro, tahu yang jual laptop gak?” terus saya jawab, “Ada bro, semua merk ada, mau merk apa bro?” terus dia jawab “merk soni ada bro?” saya jawab lagi “Ada dong, nih kartu namaku” sambil memberikan kartu nama. Dan benar, beberapa waktu kemudian, teman saya yang tadi menghubungi dan jadi membeli laptop cukup banyak untuk karyawannya”

Lebih nyaman yang mana? contoh yang kedua kan? Karena di contoh kedua tidak ada penawaran sedikit pun, dan tidak ada kata perintah. Dan ketika ada yang komentar di iklan kamu, kamu cukup membalas nya dengan cara PM/ japri/ chat personal, kenapa? Karena kalau kamu bales melalu komentar juga, orang lain yang penasaran jadi sudah tahu, so, orang lain tidak mau komen lagi karena jawaban nya sudah ada di kolom komentar, jadi, buat mereka penasaran terus menerus.

Buat Mereka Nyaman Dari Kata Pertama Hingga Titik terakhir

Bagaimana jika sebuah iklan di kata pertama saja sudah bikin orang males baca dan maunya skip langsung? Bagaimana jika sebuah iklan di kata pertama saja sudah ketahuan kalau iklan itu jualan?

Jawaban nya cuma 1 “Gagal”, terus bagaimana?

Ya buat lagi, supaya mereka nyaman baca iklan kamu, tidak perlu menunjukkan kalau kamu itu sedang jualan, orang akan otomatis tahu kalau kamu itu jualan tapi mereka tetap aja nyaman baca iklan kamu dari A sampai Z.

Caranya ?

– Hindari kata-kata singkat

Status pertama,

“kmrn sya ktmu dngn tmn sya, llu dia brtny kpda sya “bro, tau jual lptp gk?” trs sya jwb “ad bro, smua merk ad, mau merk pa bro?” trs dia blng “merk soni ad bro?” aku jwb lgi “ad dng, nih krt nm ku” smbl mmbrikn krt nm. dn bnr bbrp wktu kemdian, tmn sya td mnghbngi dn jd mbli lptp ckp bnyk utk krywnnya”

Status kedua,

“Kemaren saya ketemu dengan teman saya, lalu dia bertanya kepada saya, “Bro, tahu yang jual laptop gak?” terus saya jawab, “Ada bro, semua merk ada, mau merk apa bro?” terus dia jawab “merk soni ada bro?” saya jawab lagi “Ada dong, nih kartu namaku” sambil memberikan kartu nama. Dan benar, beberapa waktu kemudian, teman saya yang tadi menghubungi dan jadi membeli laptop cukup banyak untuk karyawannya”

Lebih nyaman yang mana? Tentu yang contoh kedua, tidak semua orang paham dengan bahasamu, apalagi disingkat-singkat .

– Jauhi tanda seru (!)

Contohnya sudah ada di atas, yang di bagian buat penasaran, bandingkan sendiri, tanda seru itu identik dengan kata perintah, penawaran, menjual. So, hindari tanda (!) sejauh-jauhnya.

– Sembunyikan nomor kontak

Kenapa harus sembunyikan nomor kontak? Dengan begitu orang semakin penasaran dengan kita, dan dia akan terus berusaha mencari tahu dengan cara berkomentar, dan ketika dia komentar kamu cukup membalasnya melalu chat personal, tidak perlu balas lewat kolom komentar.

– Sembunyikan harga.

Sama halnya dengan sembunyikan kontak, semakin orang penasaran semakin gelisah dia untuk membeli produk tersebut.

– Jauhi kata perintah (beli segera, order sekarang juga)

Kata ini lah yang sangat dilarang di dalam covert selling, jangan pernah ada sedikitpun kata yang mengandung kata perintah dan penawaran.

– Tulis menggunakan perasaan.

Ketika kamu menulis menggunakan perasaan, maka orang yang membacanya juga akan sangat menghayatinya, percayalah saya membuat artikel ini dari hati dan perasaan yang begitu mendalam 

– Praktik

Tidak ada ilmu yang bagus jika kamu tidak mempraktikannya .

“Saya gak bisa nulis menggunakan kata-kata yang nyaman, bagaimana?”
Belajar woi, emang nya kamu ketika baru masuk Sekolah sudah bisa langsung nulis?
Ketika baru belajar bawa sepeda langsung bisa?
Waktu pertama kali belajar berenang emang langsung bisa?
Pertama kali fitness memang langsung gede ototnya ? tidak kan ?

Makanya belajar dong, semua itu butuh dipelajari telebih dahulu, asal ada niat semua bakalan mudah.

Copywriting vs Covert Selling

Semua yang dianjurkan di dalam copywriting sebenarnya sangat diharamkan di Covert Selling, ibarat magnet kutub positif bertemu dengan kutub positif yang terus bertolakan dan tidak pernah menyatu, misalnya: salah satu yang diajarkan di dalam copywriting itu adalah membuat pola kata ” iya ” dalam iklan itu, jadi calon customer digiring untuk meng-iya-kan perintah dari si penulis.

“Kamu kelebihan berat badan? Sudah lelah dengan segala diet? Ingin memiliki tubuh langsing? Saatnya kamu meminum jamu HILANG LEMAK! Hanya dengan Rp199.000 dan cukup minum 3x, maka berat badan kamu bisa turun 5kg. Dijamin!  Segera hubungi 08xxxxxxx untuk order! dan stok terbatas !”

Di situ sangat jelas kata-kata penawaran dan konon katanya kalimat di atas sangat efektif untuk membuat orang segera membeli, dan kalimat itu pula yang sangat dilarang keras ada di dalam Covert Selling, kalimat di atas jelas adalah iklan yang blak-blakan, sedangkan Covert Selling adalah penjualan yang terselubung, artinya, kalimat iklannya harus sangat tersamar, orang tidak perlu menyadari bahwa dia sedang diiklani atau kalaupun dia menyadari sedang membaca iklan, dia akan dengan senang hati membacanya hingga titik terakhir.

Lalu bagaimana jika jamu penghilang lemak tadi diiklankan dengan Covert Selling?

begini :

”Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan teman saya, terakhir bertemu sekitar setahun lalu. Pas ketemu saya pangling luar biasa dengan penampilannya, persis kayak si Thor di film Avenger body-nya atletis banget. Padahal setahun lalu badannya masih segede gapura kecamatan, pas saya tanya “Badan kamu kok bisa bagus begini?” terus dia jawab ”Cuma minum herbal penghilang lemak dan olahraga aja tiap hari” ”Wah pantesan produk ini bisa best seller, ternyata bisa begitu efeknya”

Mana yang lebih nyaman membaca nya sampai titik terakhir? Tentu contoh yang kedua lebih membuat orang penasaran dan nyaman membaca kalimat demi kalimat hingga titik terakhir.

Sejago apapun teknik yang kamu baca, sejago apapun ilmu yang kamu baca tidak akan ada manfaatnya jika kamu tidak mempraktekkannya dan tidak ada ilmu yang bisa langsung dikuasai dengan mudah tanpa adanya belajar, praktik, dan terus mencoba.

Teknik Marketing : Covert Selling

Apa itu COVERT SELLING?

COVERT SELLING adalah salah satu teknik sekaligus seni berjualan secara terselubung atau tersembunyi, sering juga disebut sebuah upaya untuk memberikan informasi jualan secara sekilas (eksplisit) kepada pembaca dengan tujuan yang ditarget adalah alam pikiran bawah sadarnya.

Maksudnya gimana?
Jadi, misal kamu membuat status di Facebook tapi tidak sedang berjualan secara terang-terangan atau hard selling, melainkan membuat sebuah cerita yang mengalir begitu saja dan menyisipkan beberapa “jualan” yang tidak terlihat nyata / samar. Intinya bagi orang awam akan membaca artikel itu bak sebuah cerita pendek, padahal secara tidak langsung beberapa hal “jualan” telah disampaikan kepada mereka di dalam cerita tersebut.

Covert selling adalah sebuah teknik berjualan dengan kemasan kata-kata (copywriting) sedemikian rupa sehingga orang yang membaca tulisan kamu secara tidak sadar ingin tahu lebih jauh atau ingin membeli produk yang kamu tawarkan. Orang yang membaca tulisan kamu tidak merasa sedang dijuali secara langsung, tulisan kamu tidak punya nada berjualan atau menawarkan suatu produk, namun pada akhirnya mereka tahu kamu sedang berjualan.

Sebelum pembahasan tentang covert selling dan bagaimana contoh iklan atau kalimat covert selling, ada 3 hal yang menjadi dasar dalam penulisan sebuah status dengan teknik Covert Selling.

  1. CURIOSITY – Rasa Penasaran
    Menggunakan kalimat yang bikin orang jadi penasaran dan mencari tahu maksud kata “Curiosity” itu kepada pembaca, baik dengan cara komentar langsung di Facebook, atau bisa via email. Coba mainkan RASA PENASARAN, karena semakin orang penasaran, semakin hasrat keponya tinggi. Semakin kepo, semakin ingin cari tahu apa persisnya. Semakin tahu apa persisnya yang dijual, semakin kebayang benefitnya. Kalau udah tahu benefitnya, semakin gampang orang tersentuh hatinya untuk membeli.
  2. AMBIGUITY – Bermakna Ganda/ Tidak Jelas
    Menggunakan kata-kata yang bermakna GANDA, seperti kata banyak, luar biasa, keren, laris. Kenapa bermakna ganda? Misal kata laris, apa yang menjadi patokan sebuah produk itu laris? Dibeli lebih dari 50 orang kah, atau sudah terjual 1000 pcs kah, tidak ada keterangan soal itu.
  3. EMOTIONALLY – Bersifat Emosional
    Kalau yang ini lebih ke story telling, membuat cerita yang menggugah emosional pembacanya. Dan biasanya membuat si pembaca justru fokus pada ceritanya, dan “iklan” yang disisipkan masuk ke alam bawah sadar si pembaca nya tanpa disadari oleh pikiran sadarnya.

Contoh Kalimat Covert Selling

  1. Memicu CURIOSITY – Rasa Penasaran
    Misal status Facebooknya seperti ini :

    “Kebayang nggak sih, hanya pakai cairan ini, biaya konsumsi bahan bakar mobil kamu bisa berkurang”

    “Baru sebulan nyoba-nyoba pakai beauty cream ini, eh malah banyak ibu-ibu yang pada nanyain belinya di mana”

    Perhatikan kata cairan ini, ada yang tahu itu apa? Bagaimana cara kerjanya? Kenapa bisa mengurangi pengeluaran biaya ? Nggak tahu kan dan pastinya akan bikin anda penasaran itu apa, betul?

    Nah, trik semacam ini yang akhirnya memunculkan rasa penasaran, karena dalam jualan orang nggak akan bisa langsung beli hanya dalam satu langkah, harus dibuat kepo dulu, terus dia cari tahu, mulai suka, mulai yakin, dan akhirnya mau beli. Kalau misal ada yang tanya, dan itu saatnya baru jualan. karena jualan itu harus percakapan 2 arah, kalau 1 arah disebutnya promosi. Paham kan sekarang?

  2. Membuat AMBIGUITY – Bermakna Ganda
    Status Facebooknya kira-kira seperti ini

    “Baru dibuka lapaknya, helm retro klasiknya langsung LARIS diserbu para bikers”
    “LUAR BIASA helm bogo ternyata juga diminati para artis, apalagi sekarang sudah menjadi tren aksesoris pelengkap berkendara, yang akan membuat penampilan makin klop dan keren”

    Perhatikan kata LARIS dan LUAR BIASA

    Yang dimaksud larisnya itu sudah berapa banyak yang beli helmnya, atau yang Luar Biasa itu seberapa hebat kegunaannya. Nah, itu makanya dibilang Ambiguity, artinya ada banyak. Dan kata-kata yang sering digunakan untuk konsep ini biasanya adalah Best Seller, Keren, Gendeng, Luar Biasa, Laris, dll.

  3. Menyentuh EMOTIONALLY – Bersifat Emosional
    Konsep ini harus digabungkan dengan Story Telling, jadi isi statusnya kaya cerita gitu, contoh statusnya kaya gini :

    “Awalnya saya punya target omzet 10 juta pertama dari jualan offline dengan mengandalkan lapak sewaan sebagai ujung tombak pemasaran. Kenapa pakai lapak? Karena dengan sewa lapak, saya bisa lebih mudah mendisplay barang. Tapi awal bulan ini sepertinya kurang mendukung untuk menuju pencapaian itu dan sedikit tertunda, gimana mau capai target ya

    Kebayang nggak sih, pas jualan lagi semangat-semangatnya, eh malah boncos buat sewa lapak, bikin spanduk dan brosur, bayar gaji karyawan, pokoknya pengeluaran lebih besar daripada profit yang dihasilkan.

    Duh makin bingung, apalagi cuman ngandelin jualan offline untuk makan sehari-hari, kalo boncos gini gimana bisa makan? Pengennya sih ada cara lain, agar semua biaya itu bisa ditekan. Untung pas lagi googling nemu cara jualan yang lebih efektif yaitu jualan via toko online

    Awalnya, agak bingung dan sedikit rumit untuk dilakukan sambil tetap jualan offline selama 6 bulan, namun akhirnya sedikit lega, karena ternyata justru omzet penjualan via toko onlinenya lebih menjanjikan untuk prospek ke depan. Jika, dibandingkan sekarang lebih hemat kemana-mana daripada jualan dengan sewa lapak.

    Kenapa toko online ini keren? Soalnya cuma dengan beberapa klik-klik saya bisa

    • Mengupload produk untuk didisplay
    • Tidak perlu hitung ongkir
    • Punya data pelanggan
    • Bisa secara luas dikenal
    • Biaya iklan lebih irit
    • Gak perlu sewa lapak

    Akhirnya, jualan offline perlahan dikurangi, sekarang lebih fokus jualan di toko online, makin mudah  dan makin semangat untuk menambah omzet per bulan.

    Nah kira-kira seperti itu, ada kata kunci ini intinya : Kebayang nggak sih, kalau misalnya kamu, bayangkan, inget deh, kebayang dong, dll.
    Gimana sudah paham kan?

    Biar lebih paham anda bisa mulai praktekin saja dari sekarang, karena kalau sudah praktek akan ketahuan gampang susahnya dimana.

Kesimpulan :

Dalam berjualan memang ada banyak cara untuk bisa meningkatkan jumlah sales, dan COVERT SELLING ini adalah salah satu seni sekaligus teknik jualan yang harus diperhitungkan karena sudah banyak orang yang menggunakan teknik ini dan terbukti berhasil meningkatkan penjualan mereka. Cara kerja Covert Selling memang sederhana tetapi yang dituju bukanlah pikiran sadar si pembaca/prospek, melainkan pikiran alam bawah sadar yang dimasuki secara mudah tanpa hambatan pikiran sadar.

 

10 trik marketing

10 Trik Menentukan Harga Yang Membuat Pembeli Rela Membeli Lebih

Jika kamu pernah membeli produk seperti HP seharga 299 ribu rupiah atau Paket Internet seharga 59 ribu rupiah, kamu tidak sendiri. Strategi pemberian harga seperti ini telah ada sejak lama dan telah memberikan hasil yang cukup signifikan. Tetapi tentunya cara seperti ini bukanlah satu-satunya cara yang digunakan retailer pada saat memberikan harga produk.

Banyak penjual telah menggunakan dan membuktikan banyak cara agar seorang pembeli mau mengeluarkan uang untuk membeli lebih, berikut 10 trik yang bisa kamu tiru agar pengunjung toko onlinemu bersedia mengeluarkan uang lebih untuk membeli produkmu :

1. Gunakan Harga dengan Faktor Angka 9

Dikenal juga dengan nama ‘charm price‘. Idenya adalah agar mempengaruhi psikologis pembeli bahwa harganya lebih murah. Cara ini cukup terbukti karena orang-orang membaca dari kiri ke kanan, dan angka yang dilihat pertama menentukan apakah harga dapat diterima. Sebagai contoh, jika pembeli melihat sebuah produk dengan harga 100 ribu rupiah, maka pembeli belum tentu akan membelinya. Tapi beda halnya jika harga produk tersebut menjadi 99 ribu rupiah. Padahal perbedaannya dapat dikatakan hanya sedikit.

2. Batasan Per Pembeli pada Produk Potongan

Menambahkan istilah, “batas X setiap pembelian”, “hanya boleh X per orang” atau “Beli Sekarang! Hanya tersisa 5!” menciptakan perasaan bahwa produk tersebut memang langka, atau dalam permintaan yang banyak, hingga harus dibatasi hanya berapa yang dapat dibeli setiap pembelian. Hal ini untuk mempengaruhi pikiran pembeli agar membeli produk sampai batas maksimumnya, walaupun pada kenyataannya ia tidak begitu membutuhkan banyak. Cara seperti ini biasa dilakukan di berbagai Supermarket.

3. Trik A untuk B

Menulis harga seperti “hanya 100 ribu dapat 10 barang”, “beli satu dapat banyak” akan membuat pembeli benar-benar membeli 10 produk terkait. Walaupun pada kenyataannya harga tersebut hanya berbeda sedikit atau bahkan tidak berbeda.

4. Beli Satu dapat Satu + Setengah Harga

Promo seperti Beli Satu Diskon 50% Untuk pembelian berikutnya adalah trik favorit pada kebanyakan toko. Ide seperti ini akan membuat pembeli mengeluarkan uang lebih karena terpancing dengan untuk membeli barang berikutnya dengan setengah harga. Trik ini adalah trik yang sangat sederhana, tetapi sangat efektif. Trik ini juga biasa digabungkan dengan penggunaan voucher yang hanya berlaku pada batas waktu tertentu saja.

5. Angka Bulat atau Harga Sederhana

Angka yang tidak rumit akan membuat pembeli mudah untuk membandingkan, dan berpikir berapa banyak yang bisa mereka hemat. Dengan kata lain, permudah pembeli agar bisa menghitung berapa banyak diskon yang mereka dapat dari tokomu yang misalnya 50 ribu menjadi 35 ribu, beda halnya jika dibandingkan dengan yang jika tadinya 50 Ribu menjadi 34.500. Ide dari trik ini adalah tidak ada recehan yang diikutsertakan dan merupakan improviasi dari trik ‘charm price‘.

6. Promosi “Gratis”

Kata ‘gratis’ di kamus jual-beli masih menjadi kata yang sangat ajaib. Jadi, kalimat seperti ‘beli satu gratis satu’ terkadang merangsang keinginan pembeli untuk membeli produk yang bahkan biasanya tidak ingin mereka beli. Mereka membeli bukan karena kebutuhan tapi sekedar kesempatan yang dipikir tidak akan ada lagi daripada mereka menyesal tidak membeli. Karena hal inilah, terkadang ada toko yang mengimplementasikan ini dengan cara yang lebih kreatif yakni pembeli harus melakukan pembelian sampai batas tertentu terlebih dahulu.

7. Ukuran Tulisan dari Harga (Harga Coret)

Pembeli mempersepsikan harga diskon lebih baik pada saat ukuran tulisan lebih kecil, daripada tulisan besar dan tebal. Hal ini disebabkan harga diskon yang besar dan tebal sering dibandingkan dengan harga asli yang tertera pada tag harga, yang pada kenyataannya tulisan besar tersebut akan membingungkan pembeli. Karena dalam diri seseorang ada pikiran bahwa, “ukuran fisik menentukan ukuran numerik”. Inilah sebabnya mengapa tag harga pada supermarket sering memberikan harga asli yang dicoret dan harga diskon dengan ukuran yang kecil.

8. Testimonial

testimonial

Jika seorang manager perusahaan mengatakan bahwa produk mereka itu sangat bagus maka pembeli mungkin masih ragu. Tetapi, jika seorang pembeli yang dikenal memberikan pujian atau testimonial maka akan membuat calon pembeli lain lebih mempercayai bahwa mereka mengatakannya dengan jujur. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan jasa endorser/ selebgram yang cukup mempunyai pengaruh untuk memberikan testimonial.

9. Penggunaan Harga Berlapis atau Sistem Paket

Mana yang akan pembeli pilih? Penggunaan harga berpaket menciptakan sebuah pertentangan antara insting utama pembeli dengan pemikiran logisnya. Walaupun pemikiran logis mereka mengatakan, “Saya tidak membutuhkan paket yang terlalu banyak.” Dengan memberikan banyak paket harga, maka insting pembeli akan mulai mempengaruhi dan menciptakan skenario berdasar atas paket-paket yang ada dan meminta lebih. Terlebih mereka memberikan tampilan yang mencolok serta kata bahwa paket tersebut lebih banyak dipilih.

10. Sentuh Rasa Kecemasan dan Rasa Tidak Aman Pembeli

Setiap orang mempunyai kecemasan dan rasa tidak aman dalam diri mereka, jadi jika ada produk menyatakan bahwa mereka dapat memecahkan masalah tersebut maka pembeli pasti akan mengeceknya. Seperti software antivirus yang mengatakan bahwa komputernya diserang banyak virus, jualan perangkat dan obat-obatan untuk menghadapi musim hujan, dsb

Nah, Winners, trik-trik semacam itu masih sangat ampuh untuk kamu praktekkan di bisnis toko onlinemu.
jangan lupa untuk selalu update promo dan artikel di blog ini selanjutnya.

Cara menentukan segmentasi pasar untuk usaha anda

Cara menentukan segmentasi pasar untuk usaha anda

Untuk memulai bisnis hal pertama yang dilakukan oleh seorang pebisnis adalah menentukan target market anda. Siapa saja orang-orang yang ingin anda incar untuk menjadi calon-calon konsumen anda.

1. Tentukan siapa target market anda?

Anda harus memiliki daftar siapa-siapa saja yang akan masuk ke segmen anda.Tentukan usia berapa saja yang akan menggunakan produk anda, tentukan sesuai gender siapa yang akan menggunakan produk anda laki-laki atau perempuan  Pastikan semua orang dalam segmen tersebut memiliki hal yang serupa. Laki-laki dan perempuan tidak bisa digabung jadi satu karena kebutuhan serta ekspektasi keduanya berbeda satu sama lain.

2. Menentukan Geografi Konsumen

Ketika Anda ingin memulai bisnis, maka tentukan georafi calon konsumen anda. Geografi ini, dapat menentukan konsumen yang tinggal dimana yang dapat membeli produk Anda. Menentukan segmentasi pasar untuk usaha anda sesuai dengan geografi, bukanlah hal sulit. Karena Anda hanya menentukan dimana calon-calon konsumen Anda berada. Apakah ia tinggal di perkotaan, atau tinggal di pedesaan. Geografi akan mempengaruhi kebutuhan si pelanggan terhadap produk dan jasa yang mereka butuhkan.

3. Karakter Konsumen atau Psikologi Konsumen

Sebagai pebisnis, maka Anda harus bisa mengetahui bagaimana karakter konsumen. Ada konsumen yang membeli produk karena dia memang membutuhkan produk tersebut, tetapi ada juga konsumen membeli sebuah produk karena ikut tren yang sedang berkembang. Selain mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen anda juga harus mengetahui sikap konsumen. Apakah ia seorang yang kritis, atau tidak. Sering sekali kita menemukan seorang konsumen yang kritis terhadap produk. Sehingga Anda harus dapat memberikan suatu hal yang dapat menyenangkan konsumen, meskipun produk tersebut masih memiliki kekurangan.

Contoh Action

Perhatikan sekitar anda apabila disekitar anda banyak ibu-ibu muda yang mempunyai anak perempuan usia 3-6 tahun. Anda bisa menjual produk kategori fashion dengan spesifiknya baju busana muslim couple ibu dan anak. Dengan target marketnya ibu-ibu muda usia 22 th – 35 th dan anak-anak perempuan usia 3-6 tahun.

Bagaimana Cara Mempromosikan Toko Online Saya?

Sebagai platform terlengkap untuk berbisnis online, sudah pasti ada banyak dong toko online pribadi yang ada di WinMarket. Bahkan jumlahnya sekarang sudah sampai puluhan ribu lho! Dari sekian banyak toko online, barang yang dijual pun beragam, lengkap, dan harganya bersaing. Buat Winners yang sudah membuat toko di WinMarket gak perlu bingung karena belum mendapat pesanan dan tidak tahu harus bagaimana bersaing dengan toko lain yang menjual barang yang serupa, kali ini WinMarket akan memberikan tips supaya toko online kamu menjadi lebih dikenal pembeli sehingga mendapat banyak pesanan.

Satu-satunya cara agar toko kamu populer adalah dengan melakukan promosi. Promosi toko merupakan hal yang sangat penting agar nama toko dan produk yang dijual menjadi lebih dikenal sehingga dapat menarik pembeli. Sebagus apapun toko atau produknya, semurah apapun harganya, tapi jika tidak melakukan promosi, maka tidak akan ada orang yang tahu, jika tidak ada pengunjung yang tahu, maka produk tersebut tidak akan laku. Nah, kalau kamu bisa melakukan promosi dengan cara yang tepat, maka kamu pun bisa memperoleh banyak order dan meraup keuntungan yang besar pula. Tapi bagaimana ya caranya mempromosikan toko di WinMarket? Caranya gampang banget, yuk simak selengkapnya.

Gunakan Nama Toko dan Domain yang Mudah Diingat


Sebaiknya beri nama toko online kamu dengan nama yang mudah diingat dan menarik untuk dikunjungi. Kalau sudah ada pembeli yang pernah berkunjung atau membeli produk di toko kamu kemudian ingin kembali mampir ke toko kamu, nama toko yang sederhana dan mudah diingat akan memudahkan mereka untuk menemukan toko online kamu lagi.

Hindari penggunaan nama toko dan domain toko yang terlalu panjang dan sulit dikenal, hindari pula menggunakan nama yang pasaran dan tidak punya nama jual. Misal: Toko Sukses Maju Abadi, (domain tokosuksesmajuabadi.com). Karena itu akan membuat kamu kesulitan untuk membangun brand usahamu. Kamu bisa menggunakan nama produk unggulanmu atau nama lain yang punya peluang besar. Kamu bisa kok memiliki nama toko dan domain kamu di WinMarket sesuai dengan domain yang kamu inginkan.
Misal: Dhayu Store (dhayustore.com) lebih simple dan mudah diingat. Perlu diingat bahwa nama toko bisa diubah setiap saat di menu pengaturan toko, namun nama domain bersifat tetap tidak bisa diubah lagi lho Winners. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu pikirkan matang-matang nama toko dan domain yang simpel, pendek, menarik, dan belum pernah dipakai oleh toko online manapun agar mudah diingat pembeli.

Upload Foto yang Menarik


Hal yang paling mendasar ketika mempromosikan toko online kamu adalah foto produk yang menarik sehingga dapat membuat orang tertarik untuk mengunjungi toko kamu. Tidak cuma foto, nama dan deskripsi produk pun sebaiknya dibuat selengkap mungkin agar memudahkan pembeli untuk memahami produk yang kamu jual. Pembeli pasti akan tertarik jika melihat foto produk yang eye-catching, maka pastikan foto produk jualan kamu terlihat jelas dan cerah sehingga tampak menarik dan profesional.

Sempurnakan Tampilan Toko Online

Hal pertama yang akan dilihat oleh pengunjung toko onlinemu adalah tampilannya. Kesan pertama jika mereka melihat tampilannya menarik, enak dipandang, maka mereka akan betah berlama-lama berkunjung di toko onlinemu. Kuncinya adalah keindahan dan kemudahan akses menu. Upload logo dan banner toko onlinemu, selain supaya membuat pembeli tertarik dan yakin karena toko onlinemu dibuat tidak asal-asalan, banner juga memiliki fungsi sebagai media promosi dan informasi bagi pengunjung. Kamu bisa melakukan kampanye promosi dan informasi hanya melaluiupdate banner

Promosi di Social Media

Social media sudah melekat pada kehidupan masyarakat sekarang ini. Jadi, melakukan promosi di media sosial sangatlah penting dan berpengaruh terhadap toko online serta produk jualan kamu. Situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan Google+ merupakan situs yang paling banyak dikunjungi oleh pengguna internet. Kamu bisa memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan toko online kamu dengan cara share produk jualan kamu ke para netizen. Jangan lupa juga ya Winners, beri gambar dan deskripsi produk yang menarik agar ketika orang yang sedang berjelajah di internet tertarik untuk mengunjungi toko online kamu di WinMarket.

Cara lain promosi di sosial media adalah dengan membuat fanpage toko online dan beriklan di facebook ads. Kamu bisa membuat fanpage, grup jual beli, grup chat atau wadah apapun itu sebagai kolam prospek untuk calon pembeli.

Pelayanan Terbaik

Salah satu cara tradisional untuk mempromosikan barang namun punya efek sangat besar adalah promosi mulut ke mulut. Yup, kamu perlu memberikan pelayanan dan respon terbaik kepada setiap pembeli di toko online kamu untuk mendapatkan kesan yang baik dari mereka. Usahakan menghubungi setiap pembeli dengan cepat dan rutin, membangun komunikasi dan merespon mereka, menanyakan kebutuhan lain atau mendengar keluhannya untuk menyesuaikan dengan produk yang kamu jual.

Jika sudah banyak pembeli yang merasa puas dengan layanan terbaik dari toko kamu, maka secara instan mereka akan mempromosikan toko kamu kepada teman dan orang-orang terdekat mereka. Dengan begitu, toko kamu akan semakin dikenal sebagai toko terpercaya yang memberikan pelayanan terbaik kepada pembeli. Maka dari itu, sering-seringlah login secara aktif di dashboard WinMarket untuk memperhatikan toko online kamu. Kembangkan usaha toko onlinemu dengan terus menerus berpromosi. Ingat, segala sesuatu tidak ada yang instan, semua membutuhkan proses. Mie instan saja masih harus dimasak dulu loh Winners 

Itulah cara jitu mempromosikan toko online dan produk jualan kamu di WinMarket secara gratis tanpa mengeluarkan biaya. Dengan cara seperti ini, maka kamu bisa lebih menarik banyak pembeli dan menerima banyak pesanan sehingga keuntungan toko online kamu bertambah. Ternyata asik dan menguntungkan kan berjualan di WinMarket? Ayo buat toko online pribadi di WinMarket, platform bisnis online terlengkap di Indonesia!

 

Brand Elemen

Winners, untuk membangun sebuah brand agar bisa mudah dikenali oleh masyarakat sehingga bisa menjadi aset untuk usahamu, selain kamu perlu mengetahui dasar  dan strateginya, kamu juga perlu mengetahui apa saja elemen dari sebuah brand.

Buatlah Brand atau merek yang sesuai dengan model bisnis kamu, misalnya bergerak di bidang kuliner ayam goreng, maka brand tersebut harus mencerminkan produk tersebut serta image perusahaan yang meliputi layanan yang akan diperoleh pelanggan. Sesuaikan dengan target market yang akan dituju, lantas jangan membuat brand dengan logo pesawat. Ada beberapa jenis brand, yaitu: brand perusahaan, brand produk, brand jasa, brand perorangan, brand organisasi, brand acara, brand geografis.

Tahap selanjutnya perhatikan brand elements yang digunakan, seperti :

  1. Nama

Yang merupakan rangkaian kata yang digunakan untuk mengidentifikasikan perusahaan, product, jasa maupun jenis brand lainnya. Bisa juga mencerminkan visi dan misi perusahaan kamu. Contoh: Iphone 8, Samsung Galaxy S8, dll

  1. Logo

Bentuk visual yang mencerminkan Brand kamu yang merupakan bagian dari brand image, karena itu tagline harus mampu mengkomunikasikan visi dan misi kamu, dan konsisten dengan apa yang kamu janjikan kepada publik kamu. Contoh: Apple Inc. dengan buah apelnya yang tergigit

  1. Grafis

Termasuk bentuk font/ huruf yang digunakan untuk mencetak nama brand. Contoh: penggunaan font Walt Disney, Mc Donald, Coca Cola, dll.

  1. Bentuk

Bentuk unik dan berbeda dari botol kaca Teh Botol Sosro pada akhirnya membentuk sebuah identitas brand yang cukup kuat. Tak jauh berbeda, adalah bentuk-bentuk produk Apple, mulai dari iPhone, iPod hingga iPad yang meskipun selalu bervariasi, namun tetap mengesankan bentuk minimalis elegan yang menjadi ciri khasnya pun merupakan salah satu identitas yang tetap dipertahankan dan menjadi pembeda brand ini.

  1. Warna

Bagi sebagian brand, warna juga bisa melambangkan identitas brand tersebut. Contoh: GreenPeace yang identik dengan warna-warna yang berhubungan dengan alam, seperti hijau dan cokelat, atau warna merah pada Palang Merah Internasional.

  1. Suara

Dalam hal ini, peranan sebuah jingle sangat berperan dalam mengaitkan persepsi brand dengan sebuah produk/ jasa. Tentu saja, kamu dapat langsung mengenali jingle es krim Walls kapan pun kamu mendengarnya.

  1. Aroma

Yang satu ini mungkin sedikit aneh, namun pada kenyataannya perpaduan aroma mawar-melati-musk dari Chanel No. 5 telah didaftarkan sebagai merek dagang, dan membuktikan bahwa aroma juga bisa dianggap sebagai identitas sebuah brand.

  1. Citarasa

KFC (Kentucky Fried Chicken) mengklaim ayam gorengnya memiliki citarasa yang berbeda karena diracik dari 11 bumbu rahasia.

  1. Pergerakan

Mungkin hanya Lamborghini yang memiliki mobil dengan bukaan pintu ke atas, bukannya ke samping seperti pada umumnya. Nyatanya, pergerakan yang unik tersebut menjadi identitas kuat yang membedakan Lamborghini dan produsen mobil lainnya.

  1. URL (alamat toko online)

Penggunaan URL yang tepat, mudah diingat, cepat dikenal, penggunaan domain sendiri yang sudah pasti terdaftar adalah salah satu unsur brand elemen juga. Jadi, tidak ada orang lain yang bisa menggunakan nama domain/ URL kamu lagi.

Brand yang efektif membentuk persepsi bahwa tidak ada produk, layanan, organisasi atau komunitas lain yang menyerupai kamu, entah perbedaannya pada manfaat, bentuk, kemudahan penggunaan, harga atau prestise, yang pasti konsumen yakin bahwa kamu menawarkan sesuatu yang luar biasa. Untuk itu, banyak faktor yang memegang peranan, dan dapat berwujud maupun tidak berwujud, termasuk dekorasi kantor, pakaian personil, filsafat organisasi, kualitas layanan, desain materi cetak ataupun nilai tambah layanan. Intinya semua yang konsumen kamu sentuh, lihat atau dengarlah akan membedakan kamu dari kompetisi.

Baca juga : Pentingnya membangun sebuah brand untuk toko online

Sebagai pebisnis online, kamu mungkin kini bertanya, bagaimana kamu bisa mencapai posisi tersebut, membuat brand kamu tampak menonjol di antara jutaan brand yang tersedia? Bagaimana seorang konsumen bisa memilih produk kamu di antara ratusan produk lain yang berjajar di market place?

Jawabannya mudah saja: Branding

 

5 Alasan Membangun Strategi Branding Sangat Penting

Saya pernah makan kerupuk ikan di sebuah restoran di kota Surabaya. Menurut saya kerupuk ikan tersebut sangat enak, namun tidak ada nama ataupun logo di bungkusnya. Enam bulan berlalu, saya coba mampir ke restoran itu lagi dan ingin memesan kerupuk ikan yang sama, ternyata sudah tidak ada. Padahal jika saya tahu namanya atau kalau ada logo-nya, mungkin saya akan cari dan beli langsung!

Bayangkan jika kamu adalah pemilik bisnis kerupuk ikan tersebut. Ketika produk kamu sangat dicari oleh konsumen, tapi konsumen tidak dapat menemukannya karena produk kamu tidak punya nama ataupun logo yang menjadi dasar dari identitas produk kamu. kamu akan kehilangan potential sales dan ini menyebabkan bisnis kamu tidak dapat berkembang. Pastinya kamu tidak ingin kejadian tersebut terjadi.

Lalu sebenarnya apa sih brand itu? Brand adalah suatu nama, kondisi, tkamu-tkamu, simbol atau desain, atau suatu perpaduan/ kombinasi dari itu semua, yang bertujuan untuk memperkenalkan barang atau jasa dan untuk membedakan dengan pesaing

Ada ratusan bahkan ribuan pebisnis yang mungkin menjual produk yang sejenis dengan produk kamu. Brand hadir sebagai identitas; untuk membedakan produk yang kamu dengan produk sejenis yang diproduksi oleh pebisnis lain. Sedangkan branding sendiri didefinisikan sebagai suatu kegiatan untuk membuat nama, simbol atau pun identitas untuk membedakan satu produk atau jasa dengan yang lainnya. Maka dari itu, penting bagi entrepreneur/ pemilik bisnis/ start-up founder untuk mempertimbangkan bagaimana branding untuk produk atau jasa yang ingin dijual.

Mengapa kamu butuh branding?

Produk atau jasa yang kamu jual tidak dapat memasarkan dirinya sendiri. Oleh sebab itu kamu harus membentuk sebuah brand untuk produk atau jasa kamu. Berikut ini beberapa manfaat branding

  1. Memberikan Identitas

Brand berfugsi sebagai identitas. Identitas itulah yang membedakan produk/ jasa kamu dengan produk/ jasa sejenis milik kompetitor. Identitas brand yang paling dasar adalah logo desain.
Baca juga : Cara mudah membuat design logo brand bisnis

  1. Menyampaikan Nilai

Brand bisa menyampaikan pesan berupa nilai yang terkandung pada produk/ jasa kamu kepada masyarakat. Nilai yang disampaikan tersebut bisa menjadi magnet tersendiri bagi target market kamu.

  1. Menjalin Komunikasi dengan Pelanggan dan Target Market

Brand adalah pintu komunikasi dengan target market dan calon pelanggan kamu. Brand akan menyampaikan berbagai pesan kepada masyarakat tentang nilai, kelebihan, unique selling point (USP) dan banyak hal tentang produk kamu. Selain itu, kehadiran brand juga memungkinkan kamu untuk mendapatkan review dari pelanggan yang telah mencoba produk/ jasa kamu.

  1. Membangun Kredibilitas dan Persepsi

Setelah beberapa orang mencoba produk/ jasa dari brand kamu, mereka akan mengetahui kredibilitas brand kamu dan mulai membangun persepsi mereka mengenai brand kamu.
Baca juga : Membuat Grup Facebook Eksklusif dan Kelola dengan Tepat

  1. Mempermudah Proses Referral dan Rekomendasi

Selain mendorong pembelian, brand juga mempermudah proses referral yang mungkin akan dilakukan oleh customer kamu ketika mereka puas dengan produk/ jasa kamu dan mereka mungkin akan merekomendasikannya ke orang lain.

 

5 Tahap Membangun Strategi Branding

5 Tahap Dasar Membangun Strategi Branding

Pada dunia bisnis start-up (pemula) baik itu UKM, pemilik toko online, jualan online, dropshipper atau bisnis lainnya, hal yang harus disiapkan pertama kali sebelum menjalankan bisnisnya adalah Minimum Viable Brand (MVB), terdiri dari elemen penting dari sebuah brand untuk menjaga fokus dan tujuan dan sebagai pembeda dengan produk lain.

Berikut ini persiapan dalam melakukan strategi branding sebelum kamu bertindak lebih jauh dalam membangun brand-mu

  1. Apa yang kamu perjuangkan?

kamu harus dapat menjelaskan esensi dari brand kamu; apa pokok pikiran yang diperjuangkan pada saat membangun brand tersebut.
Contoh: toko online Maskoolin.com punya tagline “Apa Yang Menjadikan Seorang Pria?” visinya untuk menjadi sumber inspirasi dan destinasi utama bagi pria dalam belanja kebutuhan fashion, grooming, dan gaya hidup.

  1. Apa yang kamu yakini?

Kamu harus dapat mendefinisikan hal apa yang kamu yakini ketika membangun brand kamu.
Contoh: localbrand.co.id adalah toko online yang hanya menjual produk fashion brand lokal Indonesia. Mereka meyakini bahwa saat ini adalah saat yang tepat bagi pemuda Indonesia untuk membuka mata terhadap keindahan kekayaan lokal, mereka berkomitmen menciptakan pasar merek lokal untuk mendukung dominasi pasar produk lokal di industri fashion Indonesia, mendukung merek fashion lokal untuk tumbuh dan dikenal luas di seantero negeri karena kualitas dan keunikannya,  memberdayakan merek lokal agar bisa go international dan menunjukkan kepada dunia betapa berkualitasnya produk lokal Indonesia

  1. Orang apa yang ingin kamu libatkan?

Kamu harus dapat menjelaskan apa saja tipe orang yang akan menjadi target market dari brand kamu secara tidak langsung.

Contoh: Mercedes Benz membangun brandnya dengan target market yang jelas; yakni orang-orang yang peduli dan memperhatikan masa depan lingkungan. Mobil buatan mereka bukan diproduksi secara ‘wah‘ semata-mata hanya untuk menunjukan kelasnya, tetapi juga menunjukan kecanggihan mesinnya yang ramah lingkungan.

  1. Apa yang membedakan kita?

Brand kamu harus dapat menjelaskan hal apa saja yang membedakan brand kamu dengan kompetitor kamu.

Contoh: Apple vs Samsung, sama-sama menjual smartphone, Apple selalu menampilkan keterbatasan (eksklusivisme) dalam kesan elegan dan kemewahan di setiap seri ponsel yang mereka buat, tanpa memandang target mereka dari kalangan apa, sedangkan Samsung berupaya membawa pesan menempatkan ‘orang lain’ sebagai prioritas, dengan adanya pemikiran tersebut, mereka membuat banyak varian seri ponsel, menyesuaikan karakter penggunanya.

  1. Apa yang kamu tawarkan?

Brand kamu harus dapat menjelaskan hal apa saja yang kamu tawarkan, terutama unique selling point (USP) kamu. Usahakan brand kamu bisa menjelaskan USP dengan kalimat sederhana sehingga orang bisa mengerti dan melihat kesesuaian antara brand dan produk/ jasa yang ditawarkan.

Contoh: Head and Shoulders sebagai produk perawatan rambut hanya menawarkan produk shampoo khusus untuk mengatasi masalah ketombe.

  1. Apa yang kamu katakan dan tampilkan?

Kamu harus dapat menjelaskan bagaimana mengucapkan dan bagaimana wujud dari brand kamu. kamu akan membutuhkan nama untuk brand kamu, tagline untuk brand kamu serta sebuah logo untuk brand kamu. Dengan ketiga elemen tersebut, brand kamu akan semakin nyata di mata masyarakat.

Baca juga Bagaimana Strategi Branding Yang Efektif

Bagi kamu yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang membangun brand, selalu update blog winmarket.id ini

brand

7 Langkah Strategi Branding yang Baik

Strategi Branding

Branding adalah sebuah proses di mana identitas bisnis dibentuk dan dimaknai untuk menyampaikan pesan, menciptakan kredibilitas, menciptakan komunikasi antara produk dan pelanggan dan tentunya untuk memotivasi pembelian. Ketika branding mulai membentuk sebuah identitas yang kuat maka kepercayaan konsumen akan melekat pada produk/ jasa brand tersebut, sebuah loyalitas terhadap merk, menciptakan persepsi untuk diberitakan baik dari sebuah wujud fisik maupun dari mulut ke mulut.

Khusus bagi kamu yang masih pemula, tidak ada salahnya mulai dari sekarang kamu belajar dan mempraktekkan teknik membangun brand yang baik dan tepat, terutama untuk usaha hualan online kamu, baik melalui sosial media maupun melalui media toko online.

Untuk strategi branding yang baik, kamu harus melakukan 7 langkah berikut:

1. Gunakan Logo yang Sesuai
Logo yang digunakan untuk brand kamu harus sesuai dengan semua jawaban dari pertanyaan pada bagian MVB sebelumya. Dengan desain logo yang sesuai, kamu juga dapat meletakkannya di setiap produk hingga marketing material yang kamu siapkan.
Baca juga : Cara mudah membuat design logo brand bisnis

2. Tuliskan Pesan dari Brand kamu
Pastikan pesan yang ingin disampaikan pada brand kamu disampaikan dengan baik melalui branding. Buatlah sebuah tagline yang terdiri dari kalimat pendek untuk menyampaikan pesan tersebut. Dengan begitu, strategi branding kamu akan semakin padu. Contoh tagline yang bagus seperti Nike dengan “Just do it” KFC dengan “Jagonya Ayam” dan lain sebagainya.

3. Integrasikan Brand kamu
Brand akan terkomunikasikan dengan baik jika kamu meletakan branding pada setiap aspek kegiatan bisnis kamu. kamu bisa menambahkan logo pada produk dan desain kemasan produknya, menambahkan logo pada desain booth hingga menyematkan logo pada salah satu desain banner ads yang ada di website. Dengan strategi branding seperti itu, brand akan terintegrasi dengan baik dan masyarakat akan semakin sadar dengan keberadaan brand kamu.

4. Buat Pesan yang Sesuai untuk Merefleksikan Brand kamu
Gaya komunikasi yang dipilih tentu harus disesuaikan dengan brand kamu; apakah kamu menginginkan kesan friendly, atau kesan profesional? Dengan memilih gaya komunikasi yang sesuai, maka pesan akan dapat diturunkan sesuai dengan kebutuhan dan media komunikasinya.
Misal :
Jika kamu berjualan produk fashion casual untuk pria berusia 20-30 tahun, maka kamu bisa menggunakan gaya bahasa milenial untuk mereka. “Hai gaes, Hai bossku, Hai bro, dll” Tentu akan berbeda cerita dan gaya komunikasi jika kamu berjualan kosmetik untuk wanita

5. Desain Template dan Ciptakan Standar Brand untuk Kebutuhan Marketing Kamu
Strategi branding selanjutnya, tentukan standar untuk semua kebutuhan marketing kamu. Banyak brand besar yang menciptakan template untuk setiap kebutuhan marketingnya; misalnya desain banner untuk toko online kamu. Kamu bisa menggunakan guidline/ template banner, sehingga jika suatu saat nanti kamu harus membuat banner lain, kamu hanya perlu mengikuti guidline/ template yang sama.
Dan, pengunjung toko online akan tahu karakterisik dan ciri khas dari brand kamu

6. Jadilah Brand yang Jujur

Jalankan bisnis kamu sesuai dengan semua nilai yang sudah kamu berikan melalui branding. Karena tidak akan ada satu pun pelanggan yang akan kembali jika produk/ jasa yang diberikan tidak sesuai dengan branding.

7. Konsistensi

Ketika branding sudah rampung, satu hal terakhir yang harus kamu lakukan adalah konsisten. Jalankan segala aspek bisnis sesuai dengan strategi branding yang sudah diciptakan sehingga tidak menimbulkan kebingungan bagi masyarakat, target market dan juga customer kamu.
Misal: Kamu fokus berjualan helm, maka setiap konten, artikel, banner, grafis atau apapun harus sesuai dengan karakter yang kamu jual yaitu helm, jangan melenceng.

Demikian beberapa strategi untuk membangun brand yang baik dan efektif ya Winners. Silahkan mulai dipelajari dan dipraktekkan untuk kemajuan bisnis online kamu.
Silahkan share jika menurut kalian artikel ini membawa manfaat.

6 ALASAN PENTINGNYA MEMBANGUN SEBUAH BRAND

Pentingnya Membangun Brand Untuk Usaha Toko Online

Tahukah Anda? Brand bukan hanya sekedar logo atau nama perusahaan Anda, melainkan sebuah pandangan atau persepsi seseorang tentang produk atau perusahaan Anda. Brand adalah kombinasi lengkap dari gambaran yang orang bayangkan ketika mendengar sebuah nama perusahaan atau produk. Brand adalah adalah segala sesuatu yang terkait dengan perusahaan, produk, atau layanan, semua atribut, baik yang berwujud maupun tidak berwujud.

Brand bagi sebuah perusahaan sama halnya seperti reputasi bagi seseorang. Jadi, jangan menganggap enteng sebuah brand, karena brand adalah aset terpenting yang bisa dimiliki perusahaan. Brand memberikan nilai, emosi, dan menciptakan diferensiasi dan mendapatkan hasil jangka panjang. Brand yang baik akan menempatkan perusahaan atau produk Anda di atas para pesaing Anda, dan membantu Anda menjadi pilihan utama.

Kita hidup dalam masyarakat yang berorientasi sensorik. Artinya, kita mendasarkan penilaian kita pada hal-hal yang dapat diterima panca indera kita, seperti stimulasi visual, rasa, aroma, sentuhan dan suara, dan kita melakukan ini bahkan di alam bawah sadar kita. Jadi, kita sangat terbiasa mengait-kaitkan nama, kata ataupun simbol tertentu dengan harapan kualitas, konsistensi, layanan pelanggan dan lainnya.

Mengapa kita harus memahami hal itu? Sebab, hal itu akan sangat membantu kita dalam membuat brand yang baik. Idealnya, brand akan menjadi kepribadian, karakter dan jiwa perusahaan Anda. Brand akan menjadi perwujudan kepercayaan, antisipasi kualitas dan performa, serta yang paling penting, perasaan bahwa ini adalah identitas yang ingin Anda tunjukkan kepada pelanggan.

Contoh: Iphone, begitu mendengar nama itu, hal apa yang lantas terbayang dalam benak Anda? Smartphone canggih, modern, ekslusif, elegan, mahal, berkelas? Itulah identitas yang disematkan pada Iphone. Itulah namaya branding.

Dalam dunia bisnis, baik bisnis skala kecil maupun besar, brand memegang peranan krusial bagi sebuah produk. Brand akan memudahkan calon konsumen untuk mengenali produk Anda. Brand adalah identitas produk itu sendiri. Dengan adanya brand akan meningkatkan daya saing dan sangat mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli suatu produk. Oleh sebab itu, para pebisnis maupun pelaku UKM harus memperhatikan dengan seksama terhadap faktor ini.

Dalam menciptakan suatu merk/ branding yang melekat dalam ingatan konsumen sangatlah tidak mudah. Para pengusaha harus melakukan kegiatan marketing yang efektif dan efisien, agar produk mereka bisa dikenal dan dibeli oleh konsumen. Terlebih jika suatu produk memiliki brand yang baik maka pembeli akan percaya pada produk yang kita jual.

 

Ada 6 alasan pentingnya branding suatu produk:

1. Brand adalah aset

Brand yang kita ciptakan merupakan aset kita yang mempunyai nilai jual sangat tinggi jika berhasil. Masih ingat ketika aplikasi whatsapp dibeli oleh Facebook dengan nilai yang fantastis?

2. Brand memudahkan produk dikenal orang

Dengan brand yang unik dan berbeda dengan yang lain akan membuat konsumen mengingat produk kita. Contoh, apa yang ada di benak konsumen ketika mendengar nama Aqua?

3. Brand dan kemasan menarik perhatian konsumen

Branding dan packaging yang menarik adalah satu paket dalam usaha untuk menggaet konsumen. Bagaimana strategi Pizza Hut ketika mengubah kemasannya dari semula persegi menjadi segi delapan

4. Brand dapat mempengaruhi keputusan membeli

Branding yang menarik membuat customer potensial tertarik untuk membeli produk Anda. Simpelnya dengan harga yang tidak berbeda jauh, mie instan manakah yang akan Anda Indomie atau Supermie?

5. Brand berperan dalam promosi

Promosi akan lebih mudah jika branding sudah dilakukan dengan baik. Promosi yang baik melalui strategi branding dan kemasan akan mengarahkan produk Anda pada kesuksesan secara penjualan.

6. Brand membuat perbedaan dengan produk lain

Dengan nama yang unik dan berbeda, apalagi misal menggunakan bahasa yang familiar dengan ingatan akan semakin memudahkan branding melekat dalam ingatan konsumen. Contohlah, bagaimana perusahaan membuat nama brand sesuai karakter produknya go-jek, traveloka, dll

 

Beberapa toko online yang sukses melakukan branding:

1. Hijup.com
Merupakan toko online yang menyediakan berbagai macam produk terbaik karya designer fashion muslimah Indonesia yang ditujukan khusus untuk wanita muslim, dari mulai pakaian, kerudung, aksesoris dan banyak lagi yang lainnya.

2. Maskoolin.com
Toko online dengan tagline “Apa yang Menjadikan seorang Pria” mempunyai fokus menjadi sumber inspirasi dan destinasi utama bagi pria dalam belanja kebutuhan fashion, grooming, dan lifestyle.

3. Belowcepek.com
Sebuah toko online berkonsep, menjual produk-produk buatan Indonesia yang berkualitas dengan harga di bawah Rp 100.000. khusus hanya menjual fashion dan aksesoris untuk wanita

Nah, berikut tadi adalah 6 alasan mengapa membangun sebuah brand itu sangat penting. Jika menurut kalian artikel ini bermanfaat, silahkan dibagikan ya Winners.