Teknik Marketing : Covert Selling

Apa itu COVERT SELLING?

COVERT SELLING adalah salah satu teknik sekaligus seni berjualan secara terselubung atau tersembunyi, sering juga disebut sebuah upaya untuk memberikan informasi jualan secara sekilas (eksplisit) kepada pembaca dengan tujuan yang ditarget adalah alam pikiran bawah sadarnya.

Maksudnya gimana?
Jadi, misal kamu membuat status di Facebook tapi tidak sedang berjualan secara terang-terangan atau hard selling, melainkan membuat sebuah cerita yang mengalir begitu saja dan menyisipkan beberapa “jualan” yang tidak terlihat nyata / samar. Intinya bagi orang awam akan membaca artikel itu bak sebuah cerita pendek, padahal secara tidak langsung beberapa hal “jualan” telah disampaikan kepada mereka di dalam cerita tersebut.

Covert selling adalah sebuah teknik berjualan dengan kemasan kata-kata (copywriting) sedemikian rupa sehingga orang yang membaca tulisan kamu secara tidak sadar ingin tahu lebih jauh atau ingin membeli produk yang kamu tawarkan. Orang yang membaca tulisan kamu tidak merasa sedang dijuali secara langsung, tulisan kamu tidak punya nada berjualan atau menawarkan suatu produk, namun pada akhirnya mereka tahu kamu sedang berjualan.

Sebelum pembahasan tentang covert selling dan bagaimana contoh iklan atau kalimat covert selling, ada 3 hal yang menjadi dasar dalam penulisan sebuah status dengan teknik Covert Selling.

  1. CURIOSITY – Rasa Penasaran
    Menggunakan kalimat yang bikin orang jadi penasaran dan mencari tahu maksud kata “Curiosity” itu kepada pembaca, baik dengan cara komentar langsung di Facebook, atau bisa via email. Coba mainkan RASA PENASARAN, karena semakin orang penasaran, semakin hasrat keponya tinggi. Semakin kepo, semakin ingin cari tahu apa persisnya. Semakin tahu apa persisnya yang dijual, semakin kebayang benefitnya. Kalau udah tahu benefitnya, semakin gampang orang tersentuh hatinya untuk membeli.
  2. AMBIGUITY – Bermakna Ganda/ Tidak Jelas
    Menggunakan kata-kata yang bermakna GANDA, seperti kata banyak, luar biasa, keren, laris. Kenapa bermakna ganda? Misal kata laris, apa yang menjadi patokan sebuah produk itu laris? Dibeli lebih dari 50 orang kah, atau sudah terjual 1000 pcs kah, tidak ada keterangan soal itu.
  3. EMOTIONALLY – Bersifat Emosional
    Kalau yang ini lebih ke story telling, membuat cerita yang menggugah emosional pembacanya. Dan biasanya membuat si pembaca justru fokus pada ceritanya, dan “iklan” yang disisipkan masuk ke alam bawah sadar si pembaca nya tanpa disadari oleh pikiran sadarnya.

Contoh Kalimat Covert Selling

  1. Memicu CURIOSITY – Rasa Penasaran
    Misal status Facebooknya seperti ini :

    “Kebayang nggak sih, hanya pakai cairan ini, biaya konsumsi bahan bakar mobil kamu bisa berkurang”

    “Baru sebulan nyoba-nyoba pakai beauty cream ini, eh malah banyak ibu-ibu yang pada nanyain belinya di mana”

    Perhatikan kata cairan ini, ada yang tahu itu apa? Bagaimana cara kerjanya? Kenapa bisa mengurangi pengeluaran biaya ? Nggak tahu kan dan pastinya akan bikin anda penasaran itu apa, betul?

    Nah, trik semacam ini yang akhirnya memunculkan rasa penasaran, karena dalam jualan orang nggak akan bisa langsung beli hanya dalam satu langkah, harus dibuat kepo dulu, terus dia cari tahu, mulai suka, mulai yakin, dan akhirnya mau beli. Kalau misal ada yang tanya, dan itu saatnya baru jualan. karena jualan itu harus percakapan 2 arah, kalau 1 arah disebutnya promosi. Paham kan sekarang?

  2. Membuat AMBIGUITY – Bermakna Ganda
    Status Facebooknya kira-kira seperti ini

    “Baru dibuka lapaknya, helm retro klasiknya langsung LARIS diserbu para bikers”
    “LUAR BIASA helm bogo ternyata juga diminati para artis, apalagi sekarang sudah menjadi tren aksesoris pelengkap berkendara, yang akan membuat penampilan makin klop dan keren”

    Perhatikan kata LARIS dan LUAR BIASA

    Yang dimaksud larisnya itu sudah berapa banyak yang beli helmnya, atau yang Luar Biasa itu seberapa hebat kegunaannya. Nah, itu makanya dibilang Ambiguity, artinya ada banyak. Dan kata-kata yang sering digunakan untuk konsep ini biasanya adalah Best Seller, Keren, Gendeng, Luar Biasa, Laris, dll.

  3. Menyentuh EMOTIONALLY – Bersifat Emosional
    Konsep ini harus digabungkan dengan Story Telling, jadi isi statusnya kaya cerita gitu, contoh statusnya kaya gini :

    “Awalnya saya punya target omzet 10 juta pertama dari jualan offline dengan mengandalkan lapak sewaan sebagai ujung tombak pemasaran. Kenapa pakai lapak? Karena dengan sewa lapak, saya bisa lebih mudah mendisplay barang. Tapi awal bulan ini sepertinya kurang mendukung untuk menuju pencapaian itu dan sedikit tertunda, gimana mau capai target ya

    Kebayang nggak sih, pas jualan lagi semangat-semangatnya, eh malah boncos buat sewa lapak, bikin spanduk dan brosur, bayar gaji karyawan, pokoknya pengeluaran lebih besar daripada profit yang dihasilkan.

    Duh makin bingung, apalagi cuman ngandelin jualan offline untuk makan sehari-hari, kalo boncos gini gimana bisa makan? Pengennya sih ada cara lain, agar semua biaya itu bisa ditekan. Untung pas lagi googling nemu cara jualan yang lebih efektif yaitu jualan via toko online

    Awalnya, agak bingung dan sedikit rumit untuk dilakukan sambil tetap jualan offline selama 6 bulan, namun akhirnya sedikit lega, karena ternyata justru omzet penjualan via toko onlinenya lebih menjanjikan untuk prospek ke depan. Jika, dibandingkan sekarang lebih hemat kemana-mana daripada jualan dengan sewa lapak.

    Kenapa toko online ini keren? Soalnya cuma dengan beberapa klik-klik saya bisa

    • Mengupload produk untuk didisplay
    • Tidak perlu hitung ongkir
    • Punya data pelanggan
    • Bisa secara luas dikenal
    • Biaya iklan lebih irit
    • Gak perlu sewa lapak

    Akhirnya, jualan offline perlahan dikurangi, sekarang lebih fokus jualan di toko online, makin mudah  dan makin semangat untuk menambah omzet per bulan.

    Nah kira-kira seperti itu, ada kata kunci ini intinya : Kebayang nggak sih, kalau misalnya kamu, bayangkan, inget deh, kebayang dong, dll.
    Gimana sudah paham kan?

    Biar lebih paham anda bisa mulai praktekin saja dari sekarang, karena kalau sudah praktek akan ketahuan gampang susahnya dimana.

Kesimpulan :

Dalam berjualan memang ada banyak cara untuk bisa meningkatkan jumlah sales, dan COVERT SELLING ini adalah salah satu seni sekaligus teknik jualan yang harus diperhitungkan karena sudah banyak orang yang menggunakan teknik ini dan terbukti berhasil meningkatkan penjualan mereka. Cara kerja Covert Selling memang sederhana tetapi yang dituju bukanlah pikiran sadar si pembaca/prospek, melainkan pikiran alam bawah sadar yang dimasuki secara mudah tanpa hambatan pikiran sadar.

 

10 trik marketing

10 Trik Menentukan Harga Yang Membuat Pembeli Rela Membeli Lebih

Jika kamu pernah membeli produk seperti HP seharga 299 ribu rupiah atau Paket Internet seharga 59 ribu rupiah, kamu tidak sendiri. Strategi pemberian harga seperti ini telah ada sejak lama dan telah memberikan hasil yang cukup signifikan. Tetapi tentunya cara seperti ini bukanlah satu-satunya cara yang digunakan retailer pada saat memberikan harga produk.

Banyak penjual telah menggunakan dan membuktikan banyak cara agar seorang pembeli mau mengeluarkan uang untuk membeli lebih, berikut 10 trik yang bisa kamu tiru agar pengunjung toko onlinemu bersedia mengeluarkan uang lebih untuk membeli produkmu :

1. Gunakan Harga dengan Faktor Angka 9

Dikenal juga dengan nama ‘charm price‘. Idenya adalah agar mempengaruhi psikologis pembeli bahwa harganya lebih murah. Cara ini cukup terbukti karena orang-orang membaca dari kiri ke kanan, dan angka yang dilihat pertama menentukan apakah harga dapat diterima. Sebagai contoh, jika pembeli melihat sebuah produk dengan harga 100 ribu rupiah, maka pembeli belum tentu akan membelinya. Tapi beda halnya jika harga produk tersebut menjadi 99 ribu rupiah. Padahal perbedaannya dapat dikatakan hanya sedikit.

2. Batasan Per Pembeli pada Produk Potongan

Menambahkan istilah, “batas X setiap pembelian”, “hanya boleh X per orang” atau “Beli Sekarang! Hanya tersisa 5!” menciptakan perasaan bahwa produk tersebut memang langka, atau dalam permintaan yang banyak, hingga harus dibatasi hanya berapa yang dapat dibeli setiap pembelian. Hal ini untuk mempengaruhi pikiran pembeli agar membeli produk sampai batas maksimumnya, walaupun pada kenyataannya ia tidak begitu membutuhkan banyak. Cara seperti ini biasa dilakukan di berbagai Supermarket.

3. Trik A untuk B

Menulis harga seperti “hanya 100 ribu dapat 10 barang”, “beli satu dapat banyak” akan membuat pembeli benar-benar membeli 10 produk terkait. Walaupun pada kenyataannya harga tersebut hanya berbeda sedikit atau bahkan tidak berbeda.

4. Beli Satu dapat Satu + Setengah Harga

Promo seperti Beli Satu Diskon 50% Untuk pembelian berikutnya adalah trik favorit pada kebanyakan toko. Ide seperti ini akan membuat pembeli mengeluarkan uang lebih karena terpancing dengan untuk membeli barang berikutnya dengan setengah harga. Trik ini adalah trik yang sangat sederhana, tetapi sangat efektif. Trik ini juga biasa digabungkan dengan penggunaan voucher yang hanya berlaku pada batas waktu tertentu saja.

5. Angka Bulat atau Harga Sederhana

Angka yang tidak rumit akan membuat pembeli mudah untuk membandingkan, dan berpikir berapa banyak yang bisa mereka hemat. Dengan kata lain, permudah pembeli agar bisa menghitung berapa banyak diskon yang mereka dapat dari tokomu yang misalnya 50 ribu menjadi 35 ribu, beda halnya jika dibandingkan dengan yang jika tadinya 50 Ribu menjadi 34.500. Ide dari trik ini adalah tidak ada recehan yang diikutsertakan dan merupakan improviasi dari trik ‘charm price‘.

6. Promosi “Gratis”

Kata ‘gratis’ di kamus jual-beli masih menjadi kata yang sangat ajaib. Jadi, kalimat seperti ‘beli satu gratis satu’ terkadang merangsang keinginan pembeli untuk membeli produk yang bahkan biasanya tidak ingin mereka beli. Mereka membeli bukan karena kebutuhan tapi sekedar kesempatan yang dipikir tidak akan ada lagi daripada mereka menyesal tidak membeli. Karena hal inilah, terkadang ada toko yang mengimplementasikan ini dengan cara yang lebih kreatif yakni pembeli harus melakukan pembelian sampai batas tertentu terlebih dahulu.

7. Ukuran Tulisan dari Harga (Harga Coret)

Pembeli mempersepsikan harga diskon lebih baik pada saat ukuran tulisan lebih kecil, daripada tulisan besar dan tebal. Hal ini disebabkan harga diskon yang besar dan tebal sering dibandingkan dengan harga asli yang tertera pada tag harga, yang pada kenyataannya tulisan besar tersebut akan membingungkan pembeli. Karena dalam diri seseorang ada pikiran bahwa, “ukuran fisik menentukan ukuran numerik”. Inilah sebabnya mengapa tag harga pada supermarket sering memberikan harga asli yang dicoret dan harga diskon dengan ukuran yang kecil.

8. Testimonial

testimonial

Jika seorang manager perusahaan mengatakan bahwa produk mereka itu sangat bagus maka pembeli mungkin masih ragu. Tetapi, jika seorang pembeli yang dikenal memberikan pujian atau testimonial maka akan membuat calon pembeli lain lebih mempercayai bahwa mereka mengatakannya dengan jujur. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan jasa endorser/ selebgram yang cukup mempunyai pengaruh untuk memberikan testimonial.

9. Penggunaan Harga Berlapis atau Sistem Paket

Mana yang akan pembeli pilih? Penggunaan harga berpaket menciptakan sebuah pertentangan antara insting utama pembeli dengan pemikiran logisnya. Walaupun pemikiran logis mereka mengatakan, “Saya tidak membutuhkan paket yang terlalu banyak.” Dengan memberikan banyak paket harga, maka insting pembeli akan mulai mempengaruhi dan menciptakan skenario berdasar atas paket-paket yang ada dan meminta lebih. Terlebih mereka memberikan tampilan yang mencolok serta kata bahwa paket tersebut lebih banyak dipilih.

10. Sentuh Rasa Kecemasan dan Rasa Tidak Aman Pembeli

Setiap orang mempunyai kecemasan dan rasa tidak aman dalam diri mereka, jadi jika ada produk menyatakan bahwa mereka dapat memecahkan masalah tersebut maka pembeli pasti akan mengeceknya. Seperti software antivirus yang mengatakan bahwa komputernya diserang banyak virus, jualan perangkat dan obat-obatan untuk menghadapi musim hujan, dsb

Nah, Winners, trik-trik semacam itu masih sangat ampuh untuk kamu praktekkan di bisnis toko onlinemu.
jangan lupa untuk selalu update promo dan artikel di blog ini selanjutnya.

Panduan Memberikan Potongan Harga Barang di Toko Online

Dear Winners,
Tak dipungkiri strategi memberikan potongan harga atau harga coret saat ini masih bisa digunakan sebagai salah satu senjata promosi untuk menaikkan omzet penjualan di toko onlinemu. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan potongan biaya pengiriman atau memberikan bonus barang gratisan untuk menarik pembeli. Strategi tersebut terbukti ampuh dan masih menjadi favorit para pembeli online. Secara logika, sebagian besar dari mereka pasti mencari barang yang sedang didiskon, gratis ongkir, atau yang memberikan bonus hadiah.

Fitur harga coret, diskon ongkir, maupun bonus barang untuk pembelian barang di toko online Winmarket juga ada loh Winners, yuk maksimalkan fiturnya untuk menarik banyak pembeli dan menaikkan transaksi toko onlinemu. Simak baik-baik caranya berikut ini :

  1. Masuk ke akun dashboard winmarketmu dari laptop/ PC, lalu pilih toko onlinemu
  2. Pilih tab menu Jual Barang, lalu klik salah satu produk yang ingin dipromosikan
  3. Klik tombol Kelola Barang atau yang bergambar gear
  4. Klik tombol Promo dan mulai mengisi salah satu atau semua fitur promo tersebut
  5. Klik tombol NONAKTIF  untuk mengaktifkan dulu masing-masing fitur. Lalu isi dan lengkapi data dengan nilai sebagai berikut :
    FIELD NAME VALUE

    Tipe Potongan

    Pilih jenis diskon yang diberikan, apakah untuk memotong %persentase harga barang atau langsung memotong nominal harga barang.
    Periode Tanggal di mana kapan promosi dimulai dan kapan batas akhirnya promosi tersebut.
    Daftar Kota Isi kota/ kabupaten mana saja yang sedang kamu promosikan untuk mendapatkan fasilitas gratis ongkos kirim
    Set Promo Pilih jika ingin memberikan bonus hadiah untuk nominal pembelian tertentu. Misal: Beli 1 Gratis 1
  6. Klik Simpan Promo

Panduan Membuat Voucher Diskon untuk Toko Online

Dear Winners,
Apakah kalian pernah tergiur dengan voucher diskon dari e-commerce atau marketplace? Toko onlinemu tidak kalah loh, kamu juga bisa memberikan voucher untuk promosi, dengan memanfaatkan salah satu fitur yang sudah ada di platform toko online Winmarket.
Dengan membuat voucher promosi, kamu bisa :
– Meningkatkan KONVERSI.
– Menambah database ‘pembeli’, bukan sekadar database ‘lead’.
– Menaikkan angka Repeat Order.
– Menstimulus pembeli semi OFFLINE (chat) ke full online.Ada 2 jenis voucher, yaitu voucher diskon barang dan voucher diskon ongkir:

  • Potongan Harga Barang: voucher diskon yang berlaku untuk keseluruhan barang yang dibeli. Diskon harga barang ada 2 (dua) macam, diskon berdasarkan % (prosentase) dan diskon berdasarkan nominal harga dari total pembelian.
  • Potongan Biaya Pengiriman: voucher dengan nominal tertentu yang berlaku hanya untuk memotong biaya pengiriman

Untuk membuat atau mengedit Kode Voucher, silahkan ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Masuk ke akun dashboard winmarketmu dari laptop/ PC, lalu pilih toko onlinemu
  2. Pilih tab menu Ringkasan Akun, lalu klik tombol Promosi Toko
  3. Klik tombol Tambah Voucher
  4. Isi dan lengkapi data dengan nilai sebagai berikut :
    FIELD NAME VALUE
    Kode Voucher Pastikan kode voucher yang digunakan unik serta menarik. Misal: FREEONGKIR, RAMADHAN, FREEONG15, dll (maksimal 10 karakter)
    Nama Voucher Berikan nama voucher untuk membedakan even promosi yang dibuat. Pastikan bahwa nama yang digunakan cukup jelas bagi pembeli karena nama ini akan muncul di halaman Shopping Cart setelah pembeli memasukkan kode voucher.
    Masa Berlaku Tanggal periode kode voucher mulai bisa digunakan dan batas akhirnya.
    Target Voucher Pilih jenis diskon yang diberikan, apakah untuk memotong harga barang atau memotong biaya pengiriman.
    Tipe Diskon Jika Target Voucher adalah Potongan Harga Barang, maka silahkan pilih tipe diskonnya berupa %persentase atau nominal tertentu, misal: diskon 5% dari total pembelian atau Rp10.000 dari total pembelian.
    Jumlah Diskon Jika Target Voucher adalah Potongan Biaya Pengiriman, maka masukkan nominal diskon biaya pengiriman. Masukkan angka ‘10000’ untuk memotong biaya pengiriman sebesar Rp10.000
    Max. Pemakaian Jumlah kuota voucher yang kamu sediakan selama promosi. Isi 10 jika kamu ingin voucher tersebut bisa digunakan untuk 10 kali pembeli pertama, ketika pemakaian voucher mencapai 10, maka otomatis menjadi tidak valid
    Minimal Transaksi Kamu bisa menentukan nilai minimal total pembelian yang diperlukan untuk memperoleh diskon. Misalnya kamu bisa membuat ‘diskon 10% untuk pembelian di atas Rp50.000’.
    Berdasarkan Kategori Jika kamu ingin membatasi penggunaan voucher untuk barang tertentu saja, kamu bisa memilih kategori barang yang ingin dipromosikan.
    Berdasarkan Barang Kamu juga bisa memilih kriteria penggunaan voucher berdasarkan nama barang yang dipromosikan
  5. Klik Simpan

Brand Elemen

Winners, untuk membangun sebuah brand agar bisa mudah dikenali oleh masyarakat sehingga bisa menjadi aset untuk usahamu, selain kamu perlu mengetahui dasar  dan strateginya, kamu juga perlu mengetahui apa saja elemen dari sebuah brand.

Buatlah Brand atau merek yang sesuai dengan model bisnis kamu, misalnya bergerak di bidang kuliner ayam goreng, maka brand tersebut harus mencerminkan produk tersebut serta image perusahaan yang meliputi layanan yang akan diperoleh pelanggan. Sesuaikan dengan target market yang akan dituju, lantas jangan membuat brand dengan logo pesawat. Ada beberapa jenis brand, yaitu: brand perusahaan, brand produk, brand jasa, brand perorangan, brand organisasi, brand acara, brand geografis.

Tahap selanjutnya perhatikan brand elements yang digunakan, seperti :

  1. Nama

Yang merupakan rangkaian kata yang digunakan untuk mengidentifikasikan perusahaan, product, jasa maupun jenis brand lainnya. Bisa juga mencerminkan visi dan misi perusahaan kamu. Contoh: Iphone 8, Samsung Galaxy S8, dll

  1. Logo

Bentuk visual yang mencerminkan Brand kamu yang merupakan bagian dari brand image, karena itu tagline harus mampu mengkomunikasikan visi dan misi kamu, dan konsisten dengan apa yang kamu janjikan kepada publik kamu. Contoh: Apple Inc. dengan buah apelnya yang tergigit

  1. Grafis

Termasuk bentuk font/ huruf yang digunakan untuk mencetak nama brand. Contoh: penggunaan font Walt Disney, Mc Donald, Coca Cola, dll.

  1. Bentuk

Bentuk unik dan berbeda dari botol kaca Teh Botol Sosro pada akhirnya membentuk sebuah identitas brand yang cukup kuat. Tak jauh berbeda, adalah bentuk-bentuk produk Apple, mulai dari iPhone, iPod hingga iPad yang meskipun selalu bervariasi, namun tetap mengesankan bentuk minimalis elegan yang menjadi ciri khasnya pun merupakan salah satu identitas yang tetap dipertahankan dan menjadi pembeda brand ini.

  1. Warna

Bagi sebagian brand, warna juga bisa melambangkan identitas brand tersebut. Contoh: GreenPeace yang identik dengan warna-warna yang berhubungan dengan alam, seperti hijau dan cokelat, atau warna merah pada Palang Merah Internasional.

  1. Suara

Dalam hal ini, peranan sebuah jingle sangat berperan dalam mengaitkan persepsi brand dengan sebuah produk/ jasa. Tentu saja, kamu dapat langsung mengenali jingle es krim Walls kapan pun kamu mendengarnya.

  1. Aroma

Yang satu ini mungkin sedikit aneh, namun pada kenyataannya perpaduan aroma mawar-melati-musk dari Chanel No. 5 telah didaftarkan sebagai merek dagang, dan membuktikan bahwa aroma juga bisa dianggap sebagai identitas sebuah brand.

  1. Citarasa

KFC (Kentucky Fried Chicken) mengklaim ayam gorengnya memiliki citarasa yang berbeda karena diracik dari 11 bumbu rahasia.

  1. Pergerakan

Mungkin hanya Lamborghini yang memiliki mobil dengan bukaan pintu ke atas, bukannya ke samping seperti pada umumnya. Nyatanya, pergerakan yang unik tersebut menjadi identitas kuat yang membedakan Lamborghini dan produsen mobil lainnya.

  1. URL (alamat toko online)

Penggunaan URL yang tepat, mudah diingat, cepat dikenal, penggunaan domain sendiri yang sudah pasti terdaftar adalah salah satu unsur brand elemen juga. Jadi, tidak ada orang lain yang bisa menggunakan nama domain/ URL kamu lagi.

Brand yang efektif membentuk persepsi bahwa tidak ada produk, layanan, organisasi atau komunitas lain yang menyerupai kamu, entah perbedaannya pada manfaat, bentuk, kemudahan penggunaan, harga atau prestise, yang pasti konsumen yakin bahwa kamu menawarkan sesuatu yang luar biasa. Untuk itu, banyak faktor yang memegang peranan, dan dapat berwujud maupun tidak berwujud, termasuk dekorasi kantor, pakaian personil, filsafat organisasi, kualitas layanan, desain materi cetak ataupun nilai tambah layanan. Intinya semua yang konsumen kamu sentuh, lihat atau dengarlah akan membedakan kamu dari kompetisi.

Baca juga : Pentingnya membangun sebuah brand untuk toko online

Sebagai pebisnis online, kamu mungkin kini bertanya, bagaimana kamu bisa mencapai posisi tersebut, membuat brand kamu tampak menonjol di antara jutaan brand yang tersedia? Bagaimana seorang konsumen bisa memilih produk kamu di antara ratusan produk lain yang berjajar di market place?

Jawabannya mudah saja: Branding

 

5 Alasan Membangun Strategi Branding Sangat Penting

Saya pernah makan kerupuk ikan di sebuah restoran di kota Surabaya. Menurut saya kerupuk ikan tersebut sangat enak, namun tidak ada nama ataupun logo di bungkusnya. Enam bulan berlalu, saya coba mampir ke restoran itu lagi dan ingin memesan kerupuk ikan yang sama, ternyata sudah tidak ada. Padahal jika saya tahu namanya atau kalau ada logo-nya, mungkin saya akan cari dan beli langsung!

Bayangkan jika kamu adalah pemilik bisnis kerupuk ikan tersebut. Ketika produk kamu sangat dicari oleh konsumen, tapi konsumen tidak dapat menemukannya karena produk kamu tidak punya nama ataupun logo yang menjadi dasar dari identitas produk kamu. kamu akan kehilangan potential sales dan ini menyebabkan bisnis kamu tidak dapat berkembang. Pastinya kamu tidak ingin kejadian tersebut terjadi.

Lalu sebenarnya apa sih brand itu? Brand adalah suatu nama, kondisi, tkamu-tkamu, simbol atau desain, atau suatu perpaduan/ kombinasi dari itu semua, yang bertujuan untuk memperkenalkan barang atau jasa dan untuk membedakan dengan pesaing

Ada ratusan bahkan ribuan pebisnis yang mungkin menjual produk yang sejenis dengan produk kamu. Brand hadir sebagai identitas; untuk membedakan produk yang kamu dengan produk sejenis yang diproduksi oleh pebisnis lain. Sedangkan branding sendiri didefinisikan sebagai suatu kegiatan untuk membuat nama, simbol atau pun identitas untuk membedakan satu produk atau jasa dengan yang lainnya. Maka dari itu, penting bagi entrepreneur/ pemilik bisnis/ start-up founder untuk mempertimbangkan bagaimana branding untuk produk atau jasa yang ingin dijual.

Mengapa kamu butuh branding?

Produk atau jasa yang kamu jual tidak dapat memasarkan dirinya sendiri. Oleh sebab itu kamu harus membentuk sebuah brand untuk produk atau jasa kamu. Berikut ini beberapa manfaat branding

  1. Memberikan Identitas

Brand berfugsi sebagai identitas. Identitas itulah yang membedakan produk/ jasa kamu dengan produk/ jasa sejenis milik kompetitor. Identitas brand yang paling dasar adalah logo desain.
Baca juga : Cara mudah membuat design logo brand bisnis

  1. Menyampaikan Nilai

Brand bisa menyampaikan pesan berupa nilai yang terkandung pada produk/ jasa kamu kepada masyarakat. Nilai yang disampaikan tersebut bisa menjadi magnet tersendiri bagi target market kamu.

  1. Menjalin Komunikasi dengan Pelanggan dan Target Market

Brand adalah pintu komunikasi dengan target market dan calon pelanggan kamu. Brand akan menyampaikan berbagai pesan kepada masyarakat tentang nilai, kelebihan, unique selling point (USP) dan banyak hal tentang produk kamu. Selain itu, kehadiran brand juga memungkinkan kamu untuk mendapatkan review dari pelanggan yang telah mencoba produk/ jasa kamu.

  1. Membangun Kredibilitas dan Persepsi

Setelah beberapa orang mencoba produk/ jasa dari brand kamu, mereka akan mengetahui kredibilitas brand kamu dan mulai membangun persepsi mereka mengenai brand kamu.
Baca juga : Membuat Grup Facebook Eksklusif dan Kelola dengan Tepat

  1. Mempermudah Proses Referral dan Rekomendasi

Selain mendorong pembelian, brand juga mempermudah proses referral yang mungkin akan dilakukan oleh customer kamu ketika mereka puas dengan produk/ jasa kamu dan mereka mungkin akan merekomendasikannya ke orang lain.

 

5 Tahap Membangun Strategi Branding

5 Tahap Dasar Membangun Strategi Branding

Pada dunia bisnis start-up (pemula) baik itu UKM, pemilik toko online, jualan online, dropshipper atau bisnis lainnya, hal yang harus disiapkan pertama kali sebelum menjalankan bisnisnya adalah Minimum Viable Brand (MVB), terdiri dari elemen penting dari sebuah brand untuk menjaga fokus dan tujuan dan sebagai pembeda dengan produk lain.

Berikut ini persiapan dalam melakukan strategi branding sebelum kamu bertindak lebih jauh dalam membangun brand-mu

  1. Apa yang kamu perjuangkan?

kamu harus dapat menjelaskan esensi dari brand kamu; apa pokok pikiran yang diperjuangkan pada saat membangun brand tersebut.
Contoh: toko online Maskoolin.com punya tagline “Apa Yang Menjadikan Seorang Pria?” visinya untuk menjadi sumber inspirasi dan destinasi utama bagi pria dalam belanja kebutuhan fashion, grooming, dan gaya hidup.

  1. Apa yang kamu yakini?

Kamu harus dapat mendefinisikan hal apa yang kamu yakini ketika membangun brand kamu.
Contoh: localbrand.co.id adalah toko online yang hanya menjual produk fashion brand lokal Indonesia. Mereka meyakini bahwa saat ini adalah saat yang tepat bagi pemuda Indonesia untuk membuka mata terhadap keindahan kekayaan lokal, mereka berkomitmen menciptakan pasar merek lokal untuk mendukung dominasi pasar produk lokal di industri fashion Indonesia, mendukung merek fashion lokal untuk tumbuh dan dikenal luas di seantero negeri karena kualitas dan keunikannya,  memberdayakan merek lokal agar bisa go international dan menunjukkan kepada dunia betapa berkualitasnya produk lokal Indonesia

  1. Orang apa yang ingin kamu libatkan?

Kamu harus dapat menjelaskan apa saja tipe orang yang akan menjadi target market dari brand kamu secara tidak langsung.

Contoh: Mercedes Benz membangun brandnya dengan target market yang jelas; yakni orang-orang yang peduli dan memperhatikan masa depan lingkungan. Mobil buatan mereka bukan diproduksi secara ‘wah‘ semata-mata hanya untuk menunjukan kelasnya, tetapi juga menunjukan kecanggihan mesinnya yang ramah lingkungan.

  1. Apa yang membedakan kita?

Brand kamu harus dapat menjelaskan hal apa saja yang membedakan brand kamu dengan kompetitor kamu.

Contoh: Apple vs Samsung, sama-sama menjual smartphone, Apple selalu menampilkan keterbatasan (eksklusivisme) dalam kesan elegan dan kemewahan di setiap seri ponsel yang mereka buat, tanpa memandang target mereka dari kalangan apa, sedangkan Samsung berupaya membawa pesan menempatkan ‘orang lain’ sebagai prioritas, dengan adanya pemikiran tersebut, mereka membuat banyak varian seri ponsel, menyesuaikan karakter penggunanya.

  1. Apa yang kamu tawarkan?

Brand kamu harus dapat menjelaskan hal apa saja yang kamu tawarkan, terutama unique selling point (USP) kamu. Usahakan brand kamu bisa menjelaskan USP dengan kalimat sederhana sehingga orang bisa mengerti dan melihat kesesuaian antara brand dan produk/ jasa yang ditawarkan.

Contoh: Head and Shoulders sebagai produk perawatan rambut hanya menawarkan produk shampoo khusus untuk mengatasi masalah ketombe.

  1. Apa yang kamu katakan dan tampilkan?

Kamu harus dapat menjelaskan bagaimana mengucapkan dan bagaimana wujud dari brand kamu. kamu akan membutuhkan nama untuk brand kamu, tagline untuk brand kamu serta sebuah logo untuk brand kamu. Dengan ketiga elemen tersebut, brand kamu akan semakin nyata di mata masyarakat.

Baca juga Bagaimana Strategi Branding Yang Efektif

Bagi kamu yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang membangun brand, selalu update blog winmarket.id ini

brand

7 Langkah Strategi Branding yang Baik

Strategi Branding

Branding adalah sebuah proses di mana identitas bisnis dibentuk dan dimaknai untuk menyampaikan pesan, menciptakan kredibilitas, menciptakan komunikasi antara produk dan pelanggan dan tentunya untuk memotivasi pembelian. Ketika branding mulai membentuk sebuah identitas yang kuat maka kepercayaan konsumen akan melekat pada produk/ jasa brand tersebut, sebuah loyalitas terhadap merk, menciptakan persepsi untuk diberitakan baik dari sebuah wujud fisik maupun dari mulut ke mulut.

Khusus bagi kamu yang masih pemula, tidak ada salahnya mulai dari sekarang kamu belajar dan mempraktekkan teknik membangun brand yang baik dan tepat, terutama untuk usaha hualan online kamu, baik melalui sosial media maupun melalui media toko online.

Untuk strategi branding yang baik, kamu harus melakukan 7 langkah berikut:

1. Gunakan Logo yang Sesuai
Logo yang digunakan untuk brand kamu harus sesuai dengan semua jawaban dari pertanyaan pada bagian MVB sebelumya. Dengan desain logo yang sesuai, kamu juga dapat meletakkannya di setiap produk hingga marketing material yang kamu siapkan.
Baca juga : Cara mudah membuat design logo brand bisnis

2. Tuliskan Pesan dari Brand kamu
Pastikan pesan yang ingin disampaikan pada brand kamu disampaikan dengan baik melalui branding. Buatlah sebuah tagline yang terdiri dari kalimat pendek untuk menyampaikan pesan tersebut. Dengan begitu, strategi branding kamu akan semakin padu. Contoh tagline yang bagus seperti Nike dengan “Just do it” KFC dengan “Jagonya Ayam” dan lain sebagainya.

3. Integrasikan Brand kamu
Brand akan terkomunikasikan dengan baik jika kamu meletakan branding pada setiap aspek kegiatan bisnis kamu. kamu bisa menambahkan logo pada produk dan desain kemasan produknya, menambahkan logo pada desain booth hingga menyematkan logo pada salah satu desain banner ads yang ada di website. Dengan strategi branding seperti itu, brand akan terintegrasi dengan baik dan masyarakat akan semakin sadar dengan keberadaan brand kamu.

4. Buat Pesan yang Sesuai untuk Merefleksikan Brand kamu
Gaya komunikasi yang dipilih tentu harus disesuaikan dengan brand kamu; apakah kamu menginginkan kesan friendly, atau kesan profesional? Dengan memilih gaya komunikasi yang sesuai, maka pesan akan dapat diturunkan sesuai dengan kebutuhan dan media komunikasinya.
Misal :
Jika kamu berjualan produk fashion casual untuk pria berusia 20-30 tahun, maka kamu bisa menggunakan gaya bahasa milenial untuk mereka. “Hai gaes, Hai bossku, Hai bro, dll” Tentu akan berbeda cerita dan gaya komunikasi jika kamu berjualan kosmetik untuk wanita

5. Desain Template dan Ciptakan Standar Brand untuk Kebutuhan Marketing Kamu
Strategi branding selanjutnya, tentukan standar untuk semua kebutuhan marketing kamu. Banyak brand besar yang menciptakan template untuk setiap kebutuhan marketingnya; misalnya desain banner untuk toko online kamu. Kamu bisa menggunakan guidline/ template banner, sehingga jika suatu saat nanti kamu harus membuat banner lain, kamu hanya perlu mengikuti guidline/ template yang sama.
Dan, pengunjung toko online akan tahu karakterisik dan ciri khas dari brand kamu

6. Jadilah Brand yang Jujur

Jalankan bisnis kamu sesuai dengan semua nilai yang sudah kamu berikan melalui branding. Karena tidak akan ada satu pun pelanggan yang akan kembali jika produk/ jasa yang diberikan tidak sesuai dengan branding.

7. Konsistensi

Ketika branding sudah rampung, satu hal terakhir yang harus kamu lakukan adalah konsisten. Jalankan segala aspek bisnis sesuai dengan strategi branding yang sudah diciptakan sehingga tidak menimbulkan kebingungan bagi masyarakat, target market dan juga customer kamu.
Misal: Kamu fokus berjualan helm, maka setiap konten, artikel, banner, grafis atau apapun harus sesuai dengan karakter yang kamu jual yaitu helm, jangan melenceng.

Demikian beberapa strategi untuk membangun brand yang baik dan efektif ya Winners. Silahkan mulai dipelajari dan dipraktekkan untuk kemajuan bisnis online kamu.
Silahkan share jika menurut kalian artikel ini membawa manfaat.

fblaa1

Panduan Menggunakan Facebook Local Awareness Ads untuk Menargetkan Customer

Apakah Anda ingin mempromosikan bisnis lokal Anda untuk pelanggan yang menggunakan Facebook?

Pernahkah Anda mendengar tentang local awareness ad?

Dengan menggunakan local awareness ads ini, pemilik bisnis bisa dengan mudah dan cepat untuk mempromosikan bisnis mereka ke sekelompak orang tertentu yang berada di dekat tempat bisnis mereka.

Campaign local awareness ads mudah untuk diatur dan membiarkan Anda menjangkau pengguna Facebook berdasarkan lokasi yang paling dekat dengan bisnis mereka.

Anda akan menemukan cara untuk menargetkan customer yang dekat dengan bisnis Anda dengan Local Awareness Ads di Facebook.

Mengapa Local Awareness Ads?

Alih-alih menggunakan boost post atau Facebook ads untuk mendorong keterlibatan (engagement) online, bisnis Anda bisa mendapatkan pengembalian yang lebih besar atas investasi iklan dengan local awareness ads yang dirancang untuk membawa customer melalui pintu Anda.

Anda dapat mengatur iklan tersebut untuk melayani orang-orang di dekat lokasi Anda dengan arah ke toko Anda.

Anda dapat memilih untuk memberikan nomor telepon sehingga mereka dapat dengan mudah menghubungi Anda.

Atau, membiarkan pengguna mengirim pesan ke Anda jika mereka memiliki pertanyaan. Semua hanya dengan meng-klik tombol dari iklan Anda.

Hal ini sangat berguna jika Anda mempunyai bisnis restoran atau toko lokal.

Untuk membuat local awareness ads, berikut ini caranya.

# 1: Membuat Campaign Local Awareness Ads

Meskipun Anda dapat membuat Local Awareness Ads dari Ads Manager, Anda mungkin ingin membuat campaign ini di Facebook Power Editor karena memberi Anda lebih banyak fleksibilitas dengan audience targeting.

Anda dapat mengakses dashboard Power Editor dari Facebook Ads Manager dengan mengklik pada link Power Editor di menu bagian atas halaman.

fblaa1

Setelah membuka Power Editor, Anda harus memulai campaign baru dengan meng-klik tombol Create New.

Kemudian Anda akan membuka menu drop-down Objective dan pilih Local Awareness Ads.

fblaa2

Pilih local awareness ads sebagai tujuan Anda jika Anda ingin mempromosikan bisnis lokal.

Dari sini, masuk ke lokasi pertama dari bisnis Anda yang ingin dipromosikan.

Sangat penting bahwa Anda menggunakan hanya satu lokasi per campaign loacal awareness adas, sehingga Anda dapat mengoptimalkan kinerja campaign secara individu.

fblaa3

Ingatlah untuk menggunakan hanya satu lokasi bisnis per campaign.

# 2: Tentukan Target Iklan

Untuk menentukan siapa yang melihat iklan di Facebook, Anda akan mengedit bagian audience dari set iklan Anda.

Anda perlu menentukan dua parameter: lokasi geografis dan custom audience yang Anda ingin targetkan.

Berikut ini adalah contohnya.

fblaa4

Gunakan behavior targeting untuk menelusuri ke audience yang tepat untuk iklan Anda.

Ada ratusan kombinasi targeting yang dapat digunakan di Facebook. Jika Anda ingin menggunakan lebih dari satu metode targeting per lokasi bisnis atau dalam split tes, pastikan untuk membuat iklan baru untuk masing-masingnya.

Ini akan membiarkan Anda secara akurat melacak kinerja setiap metode targeting.

Misalnya, jika Anda ingin menargetkan digital marketer serta entrepreneur, membuat dua set iklan yang berbeda sehingga Anda dapat menyesuaikan anggaran dan melacak kinerja masing-masing secara terpisah.

fblaa5

Set iklan ini mempromosikan lokasi usaha yang sama tetapi menargetkan audience dengan perilaku yang berbeda.

# 3: Desain Iklan Anda

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari local awareness ads, Anda harus memberikan alasan pada orang-orang yang melihat iklan Anda untuk mengunjungi toko atau menghubungi Anda.

Pertama, di bagian teks iklan Anda, pertimbangkan menyoroti promosi dan termasuk call to action.

Berikutnya, pilih gambar yang relevan dengan apa yang Anda tawarkan.

Selanjutnya, gunakan sebuah kalimat yang memberikan customer satu alasan lagi untuk mengklik iklan Anda.

Anda juga bisa menyertakan salah satu tombol call to action Facebook untuk mendorong  orang-orang mendapatkan arah ke lokasi Anda, mengirimkan pesan atau mempelajari lebih lanjut tentang penawaran Anda pada halaman tertentu dari situs Anda.

Berikut ini adalah contoh iklannya.

facebook local awareness-ads

Ingat Anda harus membuat iklan dalam setiap set campaign iklan Anda.

# 4: Skala Kampanye Anda untuk Beberapa Lokasi

Jika Anda memiliki lebih dari satu lokasi, Anda dapat dengan cepat dapat scale campaign local awareness ads untuk semua toko Anda.

Pertama, pilih campaign asli dan klik duplicate.

fblaa61

Campaign yang lengkap dapat ditingkatkan dengan mudah.

Berikutnya, ubah nama campaign yang telah disalin untuk mencocokkan nama lokasi tambahan.

fblaa7

Pilih kedua set iklan untuk lokasi terbaru dan mengubah lokasi penargetan untuk mencocokkan audience di lokasi tambahan.

fblaa8

Sesuaikan targeting Anda untuk setiap lokasi.

Sekarang Anda baik dapat memodifikasi iklan yang ada dari campaign asli atau membuat iklan baru.

Mengingat bagaimana Anda dapat mengatur lokasi target Anda di tingkat set iklan, masuk akal untuk membuat iklan khusus lokasi untuk menyesuaikan pengalaman pelanggan.

Ini adalah ide yang baik jika Anda memiliki gambar toko Anda dan mereka yang berbeda untuk setiap lokasi.

Kesimpulan

Anda dapat membuat campaign local awareness ads untuk satu atau beberapa lokasi dalam hitungan menit.

Setiap campaign dapat mendorong lebih banyak traffic dengan memberikan customer arah ke toko Anda, sehingga mudah bagi mereka untuk menghubungi Anda dan menawarkan pilihan untuk mengirimkan pesan pada Anda.

Apa yang Anda pikirkan? Apakah tertarik dengan salah satu strategi digital marketing ini?

Gambar 1

Tutorial Membuat Facebook Ads

Bagi Anda yang ingin mengembangkan  jangkauan pasar yang lebih luas, atau ingin menjual produk offline Anda, maka media sosial merupakan langkah tepat untuk menunjang strategi pemasaran Anda. Salah satunya yakni dengan memanfaatkan Facebook Page. Jika Anda telah mebuatnya untuk kebutuhan bisnis, maka dalam hal ini Anda selangkah lebih maju untuk membawa bisnis Anda makin berkembang dan tumbuh.

Tidak sebatas hanya membuat Facebook Page, Anda juga perlu meningkatkan  fans untuk menambah keterlibatan dengan pengguna atau calon customer Anda. Cara yang paling efektif untuk menambahkan fansuntuk Facebook Page Anda adalah, dengan menggunakan Facebook Ads.  Dalam bahasan ini, Anda akan belajar bagaimana cara mengatur accountFacebook Ads dan mempelajari semua informasi penting yang perlu Anda ketahui tentang account Anda. Informasi-informasi ini akan membantu Anda mengelola kampanye iklan yang lebih cerdas.

Jangan khawatir pembahasan ini akan rumit dan menyulitkan. Anda hanya perlu untuk membaca ulasan ini dengan seksama dan memahami alurnya secara perlahan. Bahkan, jika Anda berpengalaman dengan Facebook Ads, maka Anda akan lebih mudah mengelola izin halaman, apps, event, dan iklan, serta batas akun yang dapat Anda ubah.

Buat Account Facebook Ads Anda

Jika Anda bermaksud menggunakan Facebook Ads untuk keperluan bisnis Anda, maka hal pertama yang Anda lakukan adalah mengetahui informasi pembayaran untuk memasang iklan di Facebook . Untuk itu, kami  akan memandu Anda dalam setiap langkah yang akan Anda ambil.

Pertama, masuk ke ‘pengaturan akun’. Tentunya Anda sudah terlebih dahulu login ke Facebook menggunakan akun Anda.

Gambar 1

Selanjutnya isi form mulai dari atas hingga bawah. Untuk yang pertama, Anda diharuskan untuk mengisi nama akun. Pilihlah nama akun yang sederhana, misalnya seperti nama bisnis Anda atau page yang sebelumnya telah Anda buat.

xxx

Selanjutnya, Anda dapat mengisi informasi-informasi lainnya. Hal ini akan digunakan untuk tujuan tagihan pembayaran. Untuk memastikan data yang Anda isi sudah benar, alangkah baiknya untuk memeriksanya dengan lebih seksama. Pada halaman ini Anda juga akan dijelaskan mengenai  pemberitahuan email iklan, pemberitahuan iklan Facebook, dan masih banyak lagi lainnya. Pelajari terlebih dulu sebelum Anda benar-benar akan menyimpan perubahan.

Setelah beranjak dari pengaturan akun, maka selanjutnya masuk ke menu ‘Tagihan’. Jika sebelumnya Anda pernah menambahkan kartu kredit sebagai metode pembayaran ke rekening Anda, maka Anda tak akan asing lagi untuk melihat tampilan di bawah ini:

Sipp Beud

Oke, mari sekarang kita tambahkan kartu kredit ke akun Facebook Ads Anda. Saat Anda benar-benar tertarik untuk menggunakan Facebook Ads, maka kami menyarankan Anda untuk menambahkan metode pembayaran sekunder. Hal ini untuk berjaga-jaga apabila kartu kredit Anda mencapai batas limit atau diblokir dengan alasan apapun itu, maka iklan yang Anda pasang di Facebook tidak akan berhenti tayang.

Jika pembayaran utama Anda gagal, maka iklan Anda akan dihentikan oleh pihak Facebook, hingga Anda mampu membayarnya kembali. Untuk menambahkan metode pembayaran, makan klik ‘Metode pembayaran’ pada menu opsi yang di sebelah kiri atas. Pada halaman tersebut, Anda akan melihat bahwa Anda dapat memilih beberapa metode pembayaran. Mari kita menambahkan salah satunya. Kali ini, kami  akan memberi contoh dengan mengeklik untuk pilihan kartu kredit, dan selanjutnya lanjutkan dengan klik ‘lanjutkan’.

gambar 4

Jika Anda memutuskan untuk memilih kartu kredit untuk metode pembayaran, maka Anda diharuskan untuk memasukan nomor kartu kredit, jenis kartu, dan informasi-informasi lain terkait dengan hal tersebut.

GAMBAR 5

Selanjutnya, jika Anda menginginkan untuk mengubah metode pembayaran, maka Anda dapat mengeditnya. Satu yang perlu Anda ingat, jika Anda terlanjur untuk menambah sumber tagihan Anda, maka Anda tidak dapat menghapusnya. Anda hanya dapat menambahkan sumber pendanaan yang lainnya sebagai metode untuk pembayaran nantinya.

Kapan Anda Akan Ditagih untuk Membayar kembali?

Pada Facebook Ads, cara perhitungan biaya iklan dibagi menjadi dua model, yakni Cost Per Click (CPC) dan CPM.

CPC

Sedikit mengulas kembali, CPC merupakan iklan di mana Anda akan dikenakan biaya setiap kali iklan yang telah Anda pasang di klik oleh customer. Artinya, apabila iklan Anda tidak di klik, maka Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali. Lalu, berapa yang harus kita bayar jika menggunakan iklan model ini? Dalam hal penentuan biaya iklan, Facebook akan melihat beberapa hal sebagai pertimbangan. Hal-hal tersebut di antaranya seperti apa bidang pemasaran Anda, dan kemana Anda akan mengarahkan (fanpage atau website), dan juga tingkat persaingan kompetitor. Umumnya untuk market Indonesia, biaya berkisar antara 0,05-0,12 $ atau setara dengan 650- 1.550 rupiah.

CPM

CPM sendiri merupakan iklan tayang di mana Anda harus membayar iklan yang ditayangkan setiap kali iklan Anda muncul. Artinya, sebagai pemasang iklan, Anda hanya membayar jika iklan Anda dilihat sebanyak 1000 impresi atau tampilan. Meskipun iklan Anda tidak di klik oleh pengunjung, maka Anda tetap berkewajiban membayarnya. Facebook juga mempertimbangkan biaya iklan terkait dengan bidang bisnis, target, dan pertimbangan lain yang sama halnya dengan iklan CPC.  Besaran nilai yang harus Anda bayar juga hampir sama dengan CPC, yakni jika iklan Anda ditampilkan sebanyak 1000 kali, maka Anda juga harus membayar antara jumlah rentang 0,05-0,12 dollar.

Ini Caranya Membuat Iklan Facebook yang Kreatif

Anda sekarang telah memiliki account sepenuhnya dan tahu semua model iklan Facebook yang dapat Anda gunakan untuk kebutuhan bisnis Anda. Maka, saatnya bagi Anda untuk membuat kampanye iklan Facebook yang pertama. Untuk itu, sebelu Anda menghabiskan banyak dana untuk Facebook Ads, maka sangat penting untuk menetapkan tujuan iklan Anda terlebih dahulu.

Apa yang Anda inginkan dari pemasangan iklan melalui Facebook ini? Ingin meningkatkan konversi di toko online Anda? Atau hanya untuk membangun merek dan branding toko online Anda? Bahkan apakah hanya untuk mendapatkan lebih banyak like dan keterlibatan dengan customer Anda?   Sayangnya menggunakan Facebook Ads bukan hanya demi itu saja.

Tetapkan Tujuan Anda Terlebih Dahulu

Untuk menetapkan tujuan Anda, maka pilih ‘Kelola Iklan’. Jika Anda belum memiliki iklan, maka halaman ini masih tampak kosong. Klik ‘Buat Iklan’ yang berada di atas kanan dari halaman Facebook Anda.

Panah

Maka Anda akan diberikan pilihan untuk membuat beberapa iklan sesuai tujuan Anda. Misalnya seperti beberapa hal di bawah ini:

  • Promosikan Kiriman Anda
  • Promosikan Halaman Anda
  • Arahkan orang ke situs web Anda
  • Tingkatkan konversi pada situs web Anda
  • Dapatkan pemasangan aplikasi Anda
  • Tingkatkan interaksi dalam aplikasi Anda
  • Tingkatkan kehadiran di acara Anda
  • Ajak orang untuk mengklaim tawaran Anda
  • Dapatkan penayangan video

Facebook Ad Goal

Apapun yang Anda pilih, Anda harus memasukan informasi tambahan tentang apa yang Anda ingin promosikan. Misalnya, Anda menyertakan URL website untuk mengarahkan pengunjung ke website Anda, Facebook Page untuk mendapatkan lebih banyak like, Posting Facebook Page untuk meraih banyak komentar (keterlibatan), dan lain sebagainya.

Ketika Anda mempromosikan situs website eksternal Anda, maka kami menyarankan Anda untuk mengarahkan untuk tindakan konversi, bukan hanya sebatas klik saja. Anda tidak boleh hanya puas dengan meningkatkan jumlah pengunjung situs website saja, melainkan juga hal yang lebih efektif dengan cara meningkatkan penjualan, berlangganan newsletter, dan hal-hal lainnya.

Saatnya Menyiapkan  Gambar

Setelah Anda menetapkan tujuan iklan Anda, sekarang saatnya bagi Anda untuk merancang iklan Anda! Hal pertama yang harus Anda perhitungkan adalah, dengan memilih beberapa gambar yang nantinya akan Anda gunakan.

Sekarang, Facebook akan memungkinkan Anda untuk menguji hingga enam gambar. Pengujian ini dilakukan sebagai hal yang paling efektif yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kinerja promosi iklan Anda. Sehingga, Anda dapat mengambil keuntungan dari fitur ini untuk mengetes setidaknya dua atau tiga gambar yang berbeda.

Gambar 7 sipp

Beberapa tahun yang lalu, Facebook Ads menggunakan gambar yang kecil. Namun, ini tidak terjadi lagi. Format iklan di Newsfeed memiliki gambar besar dan sangat relevan. Jadi, pastikan untuk Anda meng-upload foto dengan resolusi  yang cukup tinggi. Facebook juga menyarankan agar gambar yang Anda upload memiliki ukuran 600 x 315, agar lebih memiliki tata letak yang tepat dan proporsional.

Gambar 8

Anda memiliki 3 cara untuk menambahkan gambar untuk iklan Anda. Caranya:

  • Meng-upload gambar dari computer Anda.
  • Image Library
  • Menemukan gambar dalam Shutterstock database.

Dengan pilihan pada poin ketiga, maka Anda berkesempatan menemukan lebih banyak gambar berkualitas dan mencarinya yang relevan dengan konten iklan atau materi iklan yang akan Anda buat.

Menyusun Kalimat untuk Iklan Anda

Hal yang paling sulit ketika membuat iklan Facebook adalah saat menyusun kalimat untuk konten iklan Anda. Konten-konten ini bergantung pada jenis iklan Anda.  Anda harus memperhatikan tiga bagian utama, seperti halnya judul, teks, link (untuk link, khusus iklan Newsfeed). Berikut yang perlu Anda pahami sebelum membuat komponen-komponen tersebut.

  • Untuk judul, Anda hanya memiliki 25 karakter saja. Lebih dari itu, teks tidak akan muncul pada iklan yang Anda buat.
  • Untuk teks iklan, Anda memiliki 90 karakter (untuk iklan Newsfeed.
  • Untuk Newsfeed link pada deskripsi, Anda memiliki 90 karakter.

Sipo

Intinya adalah, pastikan bahwa deskripsi atau konten yang berupa teks tersebut dapat menerangkan gambaran bisnis atau page Anda. Anda juga dapat memilih ‘call To Action’ seperti beli sekarang, mendaftar, pesan sekarang, pelajari selengkapnya, dan masih banyak lagi lainnya. Semua menyesuaikan dengan model iklan yang Anda pilih. Gunakan satu kalimat yang padat dan jelas. Hal ini untuk menyesuaikan jumlah karakter yang dibatasi oleh Facebook. Jika deskripsi melebihi jumlah karakter yang ditentukan, maka bisa jadi akan terpotong ketika iklan Anda di publish. Untuk itu, sebelum Anda untuk memutuskan membayar iklan yang telah Anda buat, klik pratinjau terlebih dahulu. Hal ini untuk memastikan agar template iklan yang sebelumnya Anda buat sesuai dengan keinginan Anda.

Berbagai Penempatan Iklan

Ketika menggunakan iklan ini, Facebook menawarkan beberapa spot penempatan iklan. Adapun tiga tempat tersebut di antaranya seperti Newsfeed, Mobile, dan kolom sebelah kanan.

Banyak pemasang iklan menganggap bahwa penempatan iklan di kolom sebelah kanan hanya membuang-buang uang. Karena, penempatan pada Newsfeed dianggap lebih strategis. Namun sayangnya, Anda tak pernah mengetahui apakah model-model penempatan iklan tersebut baik atau tidak, sebelum Anda mengujinya terlebih dahulu.

gambar 9 SIP

Satu hal yang tidak boleh Anda lupakan adalah jangan pernah melupakan penempatan iklan yang mendukung versi mobile. Beberapa pengiklan membuat kesalahan dengan mengarahkan pengguna yang meng-klik iklan seluler ke situs yang tidak mendukung untuk versi mobile. Halo ini tentunya akan menghabiskan anggaran Anda untuk sesuatu yang tidak ada gunanya.

Jika Anda mengikuti tutorial ini mulai dari awal, maka Anda tidak perlu menggunakan jasa seseorang untuk membuat Facebook Ads ini. Tentunya, dengan ini maka akan menghemat anggaran Anda. Cukup mudah bukan? Materi selanjutnya, winmarket.id akan membahas tentang bagaimana menentukan target market untuk iklan yang telah Anda buat, serta bagaimana mengukur keberhasilan bisnis Anda melalui Facebook Ads. Kedua hal ini tentunya semakin menarik untuk Anda ikuti, karena memang merupakan rangkaian menggunakan dan memaksimalkan Facebook Ads untuk kebutuhan bisnis Anda.

Jika terdapat masalah pada saat  Anda mengikuti tutorial ini, atau bahkan Anda ingin berbagi tentang pembuatan Facebook Ads ini, maka tidak ada salahnya untuk kita diskusikan bersama. Untuk itu, alangkah baiknya jika Anda mengisi kolom komentar di bawah ini.